Selasa, 26 Mei 2015

Hari-hari Akhir Puskesmas :)

Empat bulan emang gak kerasa banget deh. Terhitung tanggal ini aja, 26-05-2015 udah H-20 kami pindah dari Puskesmas Malili ke RSUD Ilaga ligo. Sama kayak semua hal di dunia ini, selalu ada dua sisi, enak gak enaknya, positif dan negatifnya. 

Di Puskesmas Malili enak, kegiatannya lebih jelas. Setiap pagi sampai jam 2 masuk seperti biasa di poliklinik, IGD atau Kandungan. Kalau kebetulan ada jadwal jaga ya berarti hari itu kerjanya 24 jam sampai hari besoknya lagi terus off alias libur. Setiap beberapa waktu kegiatannya diseling dengan kegiatan luar Puskesmas, kayak penyuluhan, posyandu dan kunjungan rumah. Walaupun setiap hari pasti ada kegiatan, tapi jelas, kita punya jadwal. Kelebihannya lagi disini kami dapet hak yang sama dengan dokter tetapnya, mulai dari pemeriksaan pasien, terapi sampai pemberian jasa medis. Ya tentu aja bikin HAPPY ! Secara BHD (Bantuah Hidup Dasar) dari pemerintah yang cuma dikasih per tiga bulan gak bisa diandelin. Ya masa selama BHD belom turun mau makan batu :p Dipikir kami dokter intership bukan manusia yang butuh makan kalik ya sama pemerintah, berasa robot aja. 

Bedanya dengan Puskesmas, di RSUD Ilaga ligo lebih privasi. Kami diberi rumah dinas semacam kos-kosan bentuknya, yang satu kamar ditinggali cuma 2 orang. Alhasil, saya cuma tinggal berdua bareng suami. Tentu aja lebih nyenengin dong, dibandingin tinggal bareng tapi serba ribet :D Tapi, jadwal jaga disini lebih longgar dengan 3 shift per tiga gari dan sisanya libur. Gak kebayang deh tuh kebanyakan waktu kosongnya dipake buat apa. HAHAHA. Berhubung kami gak dapet kendaraan dinas di RSUD, kami cuma bisa pakai mobil jika hanya jika dokter spesialisnya gak pake, dan kesempatan itu jarang banget. So, lebih banyak waktu membusuk di kosan kecuali ikut ambulans rujukan puskesmas atau naik mobil sewaan buat sekedar ke kota (Malili).

But, proses tetep aja proses yang harus dijalanin. Ga peduli enak mana, gak peduli suka yang mana, gak peduli kita masih betah atau kita mau cepet pergi. Yang jelas, saya ingin internship ini cepet selesai dan bisa berkarya lebih maksimal lagi setelahnya, karena masih banyak proses panjang yang harus saya lewati. Saya gak muluk-muluk lah, jalanin, nikmatin, lewatin, selesai :)

Bertepatan dengan hari kepindahan kami ke RSUD juga merupakan hari ke-3 bulan Ramadhan. Rasanya pengen banget bisa pulang, kalau bisa malah sampe lebaran. Tapi gak mungkin banget bisa terwujud. Ya okelah, rasa-rasanya diubah jadi .. rasanya pengen banget bisa pulang di hari lebaran nanti. Kalo kata anak-anak yang sekarang di RSUD sih setiap anak punya jatah libur 10 hari dan letaknya dimana, tergantung kebijakan dari pembimbing. Semoga aja bisa dimajuin dan dipas-pasin sama hari lebaran deh. Karna kalau sampai gak pulang, lebaran kali ini adalah lebaran pertama punya dua keluarga dan gak bisa kumpul dengan kedua keluarga, IRONIS. 

Tempat-tempat yang Wajib Dikunjungi di Tana Toraja !

Heyho, akhirnya bisa menulis lagi. Kangen banget rasanya pengen cerita-cerita karena you know, sometime lebih enak ngobrol lewat tulisan dibandingin ngobrol sama orang :p

Beberapa waktu lalu, saya serombongan (terdiri dari anggota iship puskesmas Malili, beberapa perawat dan keluarganya dr. Benny -Kepala Puskesmas Malili-) ngunjungin Tana Toraja. Tana Toraja udah terkenal banget dengan tradisi pemakamannya yang super WOW, tapi sayang cuma ada di bulan-bulan tertentu yaitu di Bulan 6 dan Bulan 12 (Lovely Toraja) karena pada saat tersebut bertepatan dengan libur anak sekolah, jadi anggota keluarga yang tinggal jauh bisa menghadiri acara pemakaman. Konon, acara pemakaman ini bisa ngabisin dana milyaran loh daaan acaranya lebih mewah dibandingin acara pernikahan :)

Hal menarik lain dari Tana Toraja adalah kebiasaan penduduknya beternak kerbau. Kerbau di Tana Toraja bukan kerbau sembarangan. Biasanya kerbau disini berukuran lebih besar dan warnanya bagus (warna kerbau yang bagus menurut masyarakat Toraja adalah kerbau dengan bercak putih di kepala, diekor atau belang-belang diseluruh tubuhnya yang malah mirip sapi). Kerbau tersebut diberi nama Lemo Tedong. Satu kerbau bisa dibandrol seharga mobil Fortuner loh. Bagi masyarakat Tana Toraja punya kerbau bagus dan besar merupakan kebanggaan tersendiri, daaan kalau ada yang sampe ngorbanin kerbau buat acara pemakaman artinya keluarga itu kaya raya. WOW kan ? :)

Dari Malili; kota saya tinggal, Tana Toraja bisa dicapai melalui jalur darat kurang lebih 6 jam. Jalanannya itu gak nahan banget lah, mirip-mirip jalan di Puncak, Jawa Barat dengan kecuraman yang lebih serem dan jumlah tikungan yang lebih banyak. Paling enak sih berkendaranya pagi atau siang, karena kalau terlalu sore bakalan kejebak ujan atau kabut diatas gunung dan jadi gak worth it banget. Padahal di waktu terang, kita bisa menikmati pemandangan yang lumayan cantik di kiri dan kanan sepanjang perjalanan.

Oke, ini sedikit review tentang tempat-tempat menarik di Tana Toraja :

1. Ke'te Kessu : Ke'te Kessu adalah tempat yang biasa digunakan untuk pesta pemakaman beberapa keluarga berdarah biru disini. Selain situs pemakaman, gua-gua dan tempat jualan pernak-pernik ala Toraja, ada juga barisan rumah adat Tana Toraja yang malah jadi bagus banget jadi obyek wisata, padahal rumah-rumahnya masih dipake tempat tinggal sama pemiliknya, jadi jangan kaget kalau dari rumah kedengeran siur-siur musik dangdut melayu :p




Sedikit review, jumlah kepala kerbau yang ada didepan rumah adat melambangkan jumlah kematian yang sudah terjadi di keluarga tersebut. Jadi makin banyak kepala kerbaunya, makin banyak juga anggota keluarga yang udah meninggal.

2. Londa : Secara kasat mata Londa cuma kayak gua-gua biasa, tapi setelah masuk eh ternyata banyak tengkorak dan peti matinya. So, Londa ini adalah tempat untuk pemakaman juga. Walaupun, jumlah mayat dan petinya gak sebanyak di Ke'te Kessu, pemandangan di Londa gak kalah menarik loh. Gak perlu takut gelap masuk gua, karena kita bisa nyewa jasa guide sekaligus lampu petromaknya sebegai sumber cahaya di dalam.






3. Baby Grave : Dari namanya udah bisa dibayangin dong, Baby Grave ini sebuah situs kuno yang pada masa dinamisme-animisme digunakan untuk prosesi penanaman mayat bayi yang belum tumbuh gigi. Bayi-bayi yang meninggal gak dikubur di tanah, melainkan dicangkok di batang-batang pohon besar. Meski kejadiannya udah lampau, tapi pohonnya masih kokoh berdiri :)



4. Makale : Makale ini adalah ibukotanya Tana Toraja. Kotanya yang bersih, gak panas dan gak macet ini cukup enak dijadiin tempat nongkrong. Ya lumayan lah sekedar ngabisin waktu sore sambil nyeruput sara'ba (minuman sejenis bajigur dari Bandung) dan pisang peppe. Disini juga terdapat bukit Simon, yang gak terlalu tinggi dan dipuncaknya terdapat gereja yang masih aktif digunakan untuk tempat peribadatan.

5. Tilanga : Dalam bahasa Indonesia Tilanga berarti air yang memancar. Sebenarnya tilanga ini merupakan mata air yang mengalir terus hingga membentuk danau ditengah pemukiman penduduk. Tempatnya yang alami dan cantik ditambah anak-anak kecil yang dengan rela melompat dari ranting-ranting pohon serta adanya ikan langka yang berukuran besar di dalam nya menambah keunikan tempat ini. Sayangnya, saya gak banyak berfoto karena di sekitaran danau terdiri dari batu-batu yang cukup licin, jadi susah deh mau eksisnya :D

Yap ! Itu semua tempat-tempat menarik yang wajib dikunjungi di Tana Toraja. Yuk deh gausah ragu-ragu untuk berwisata keliling negeri, karena masih sangat banyak tempat menarik yang worth it !!! :)

Senin, 20 April 2015

Kata Orang :)

Kata orang,
Saat berkeluarga lebih enak tinggal berdua, jauh dari orang tua ...
Ya, ada bener nya juga sih
Karena saat bareng sama orang tua, semua nya jadi serba gambling
Makan masih sama orang tua, hidup masih sama orang tua, gak beda sama belom nikah
Bedanya cuma tidurnya udah gak sendiri

Dengan tinggal cuma berdua, kita bisa ngebangun rumah tangga dari nol
Sama-sama susah, sama-sama seneng, sama-sama laper
Tanpa campur tangan orang tua (kalaupun ada, gak full 100% lah)
Pas berhasil, kerasa banget senengnya
Pas jatoh, kerasa lebih ringan karena ditanggung berdua :)
Itu impian saya dari dulu ...

Dan sekarang, belom terealisasi penuh karena kami tinggal di rumah dinas dan suami nolak untuk saya ajak tinggal ngekost berdua
Hampir setiap bertengkar masalahnya sama, karena gak enak sama temen :")
Alesan klasik. HAHAHA.
Kebanyakan orang lebih menjaga perasaan orang lain dibanding perasaan orang terdekatnya
Entah kenapa, menyakiti orang terdekat rasa dosanya jauh lebih ringan dibandingin menyakiti orang lain (walaupun kenyataannya orang lain mungkin gak ngerasa gimana-gimana juga, cuma kadang kita yang terlalu over pede ngerasa dianggap penting sama org lain)
Itu yang sekarang terus kejadian ke saya :)

Padahal suatu saat ya ke orang terdekat itu kita balik
Entah kapan
Entah bagaimana
Orang terdekat itu yang nantinya akan selalu ada
Tapi kenapa perasaanya cuma dianggap tempat sampah ????
 
Kata orang,
Saat berkeluarga semua dimulai dari NOL, walaupun udah kenal lama, semua percuma 
Karena sifat asli yang bener-bener asli baru bisa keliatan ya pas udah jadi suami istri
Bukan pas pacaran apalagi PEDEKATE, semuanya palsu :)

Hal ini gak 100% kejadian di saya,
Karena mungkin saya yang sudah terlanjur kenal luar dalam atau mungkin sejak awal suami saya memang tidak pernah menjadi orang lain
Hanya, semua sifat-sifat yang saya suka lebih tenggelam dan semua sifat yang saya gak suka lebih muncul ke permukaan
Dan itu GAK PERNAH BISA berubah
Jadi, bagi yang akan memutuskan menikah coba dipikirkan baik-baik apakah sifat yang kalian gak suka dari pasangan akan bisa kalian terima dengan penuh atau gak
Percayalah, nanti "itu" yang akan sering menjadi bahan perdebatan kalian saat sudah menikah (terus, dan terus berulang)

Kata Orang,
Saat berkeluarga, 5 tahun pertama adalah masa-masa tersulit dari perjalanan hidup bersama
Karena ego dari masing-masing orang masih sangat besar
Sedangkan keinginan mengalah dari masing-masing orang masih sangat kecil

Saya setuju, bahkan di bulan pertama pernikahan saya berjalan 
Rasa menyesal, rasa sedih, rasa kesepian, rasa hancur semua jadi satu 
Tapi, mungkin ini memang proses yang harus dilalui dalam kehidupan berumah tangga
Sampai suatu saat saya bisa menemukan apa makna dari berkeluarga dan hidup bersama dengan orang yang memiliki sifat, pemikiran dan kepercayaan yang berbeda dari diri sendiri :)





Sabtu, 04 April 2015

Live in Real Life :)

Hidup berdua, jauh dari keluarga, jauh dari zona nyaman
Biayain hidup sendiri, ngatur pengeluaran dan pemasukan sendiri
Berinteraksi dengan banyak orang baru dan dari berbagai kalangan
Hidup di lingkungan baru yang jauh banget culture nya dari tempat asal
OMG, This is a REAL LIFE !

Tantangannya banyak banget,
Tapi tantangan paling besar sebenernya ada di diri sendiri
Dan itu yang masih saya pelajarin karena saya ngakuin sih saya belum bisa nguasain 
Ya, setiap orang toh selalu berproses
Ada memang yang bisa instan tapi ada juga yang harus pelan-pelan
Mungkin untuk yang pelan-pelan, saya termasuk di dalamnya

Saya yang sensitif, gampang terluka dan gak suka dengan hal-hal kecil yang bahkan orang yang ngelakuinnya mungkin gak nyadar jadi tantangan terbesar saya 
Gimana saya menekan serendah-rendahnya ke-sensitif-an yang pada beberapa keadaan gak diperluin karena akan bikin tambah runyem masalah

Apalagi saat cekcok sama suami (ya normal lah pasti cekcok itu ada)
Gimana saya nahan emosi yang kadang meluap-luap, karena maklum ya walaupun udah kenal bertahun-tahun itu gak akan pernah cukup untuk ngenal orang lain, gitu juga saya dengansuami saya

Gimana saya tetep bisa senyum di depan yang lain padahal sebenernya moodnya lagi ancur banget, karena biasanya tiap bete banyak tempat pelarian entah kerja, entah temen, entah apapun, sekarang ? mau ngobrol dalem aja gatau harus ke siapa :)

Empat bulan pertama saya jalani di Malili, tepatnya Puskesmas Malili
Puskesmas ini adalah salah satu Puskesmas terbaik di Sulawesi Selatan dan juga satu-satunya puskesmas di Malili
Jadi, pelayanan disini emang harus oke banget yang dihadapkan pada masyarakatnya yang biasa di manjakan oleh pemerintah daerah
Semua keinginan masyrakat mau tidak mau, bisa tidak bisa ya harus tercover
That's a challange :)
Tapi alhamdulilah beruntung banget kami punya Kepala Puskesmas, dr. Benny M.Kes yang super bijaksana, yang gak suka memperpanjang masalah tapi langsung dipotong dan diselesaikan di tempat 

Kami sekelompok tinggal di rumah dinas yang masih satu kawasan dengan Puskesmas
Dan itu juga jadi salah satu tantangan buat kami, terutama saya pribadi
Karena saat mood swing, saat moodnya lagi berantakan, tantangan buat ngerem juga jadi makin tinggi
Apapun yang kita lakuin disini, sekecil apapun akan langsung kedengeran ke Kepala PUskesmas
APAPUN, Sekecil apapun itu !

Kita lagi bermasalah, lagi berantem, kita masak apa, kita kemana, kita bergaul dengan bidan dan perawat siapa, kita ngapain aja, semua kedengeran :)

Positifnya,
Beberapa keadaan itu mengepush saya untuk berporses lebih cepat untuk beradaptasi 
Bagaimana merespon semuanya dengan lebih baik
Semoga semua berjalan lancar setidaknya 4 bulan kedepan :)

Welcome to Sulawesi Selatan !!!!

Hel to the lo ....
Menjadi dokter internship adalah sebuah kewajiban dalam program pendidikan dokter
Kami, dokter lulusan baru disebar ke seluruh wilayah di Indonesia, katanya untuk mematangkan hasil pendidikan 6 tahun kemarin tapi kenyataannya di lapangan gak gitu-gitu juga tuh :p
Suka duka di tiap daerah beda-beda
Rasa air dan makanan nya juga beda-beda
and NOW IM HERE, Luwu Timur, Sulawesi Selatan !!!!!




Gak pernah kebayang bisa ada di 'selangkangan'nya pulau Sulawesi
Pulau yang cuma pernah liat di peta jaman SMP
Pulau yang mirip huruf 'K' dan keliatannya deket banget sama pulau Jawa eh ternyata perjalanannya jauh banget

Saya berangkat dari Jogja (JOG) fligt ke Makassar (UPG) dengan perjalanan sekitar 2 jam
Dari Makassar sempet jalan2 dulu ke pantai LOSARI dan icip-icip cotto, sop saudara, dan pisang mpe sambil nunggu bus yang berangkatnya cuma malem untuk menuju ke Luwu Timur
Bus malemnya ngebuut banget coy karena jalanannya sepi tapi keadaan busnya jauh lebih bagus dibandingin bus paling mahal di Jawa
Jadi walopun perjalan Makassar-Luwu 12 jam jalur darat, gak kerasa sama sekali
Sebenernya dari Makassar kita bisa sih naik pesawat ke Sorowako (1 jam dari ibu kota Luwu), cuma jarang banget flightnya karena pesawatnya cuma pesawat domestik punya pabrik Nikel di Sorowako dan harganya relatif lebih mahal 600-800rb per orang

Yap, saya disini sekitar 1 tahun kedepan dan sekarang udah berjalan 1 bulan lebih
Empat bulan pertama saya di kota Malili, Ibu Kotanya Luwu Timur
Delapan bulan selanjutnya baru deh di Wotu, kota yang jaraknya sekitar 1 jam dari Malili

Sebulan disini,
Rasanya menyenangkan :)
Saya sekelompok ada 7 orang yang akan sama-sama terus selama 1 tahun
Yaaa namanya juga baru kenal, ada lah beberapa kendala
Tp so far so good (saya rasa sih, gatau juga kalo yang lain rasanya gimana) ;p

Kesan saya pertama disini adalah PANAS banget bro !
Padahal secara geografis ada di sekitaran gunung dan bukit tapi panasnya berasa di tengah pulau yang di kelilingin pantai, asli TROPIS banget
Walaupun hujan hampir ada di setiap malam, tapi siangnya itu loh gak nahan
But, yang bikin betah disini adalah orang-orangnya yang baik-baik ngelebihin orang-orang di Jawa
Mereka disini guyub dan saling kenal satu sama lain, mungkin karena kotanya kecil kali ya
Hampir setiap hari ada makan gratis disana sini
Entah sekedar makan biasa sampe syukuran dan akikahan
Apapun semua makan !

Menu yang khas dari sini namanya Kapurung,hampir seluruh acara makan disini selalu ada Kapurung
Kapurung adalah makanan sejenis sayur yang didalemnya terdiri dari bola sagu kenyal-kenyal, sayur sayuran, kuah ikan dan rasanya seger-seger asem gitu
Masalahnya, lidah saya belom kebiasa makan Kapurung, jadi sepanjang disini baru sekali aja nyicip, itupun cuma kuahnya, kalo disuruh makan bola sagunya ampun dah, gak sanggup :( geli geli kenyal gitu liat nya. wkwkwkwkw
Tapi temen-temen yang lain gak masalah tuh mereka bisa nikmatin dengan lahap :D

Makanaan lain kayak Dange (batang sagu) yang jadi campurannya kalo makan Parede (Ikan bandeng kuah kuning rasanya asem-asem seger), Lawa (kalo di jawa sejenis urap), dan berbagai makanan lain yang dibuat dari seafood
Maklum, disini banyak pengusaha tambak jadi sering banget deh kami makan udang dan kepiting
Harga seafood disini jauh lebih murah dibandingin harga ayam potong saking produksinya melimpah ruah :)

Kalo saya lebih suka makanan camilannya yang kebanyakan dibuat dari pisang, kayak Saggara Balanda alias pisang goreng campur gula hitam, Pisang pepe ( pisang goreng dicocol sambel) dan banyak lagi olahan pisang yang enak-enak
I'M FALLIN IN LOVE W BANANA HERE !!!

*Tapi jujur nih ya sekarang saya kangen banget sama makanan jawa, pengen banget makan nasi uduk, makan ayam geprek (yang ini udah keturutan saking kangennya sampe bikin sendiri), kangen rasanya daging, buah-buahan seger kayak mangga dkk (disini lagi musimnya durian, langsat, rambutan dan cempedak jadi buah2 lain gak ada -.- ), dan banyak lagi makanan jawa yang saking kangennya sampe kebawa mimpi :( *

Selain orang-orangnya yang guyub, makanan seafoodnya yang melimpah, olahan pisang yang beraneka macam, Luwu Timur juga terkenal dengan Danau-danau besar dan BUAYA-nya
Disini banyak banget danau besar salah satunya yang udah pernah saya kunjungin di kota Sorowako namanya danau Mantano
Airnya bening, bersih dan biasa dipake warga disini buat berenang :)
Tapi, jangan salah nih ...
Di banyak sungai dan danau yang bagus, tenang dan bersih tersimpah banyak buaya liar
Yap !
Disini buaya nya masih asli, bebas berkeliaran, berjemur dan berkembang biak
Pengen banget ngeliat langsung sih kayak apa bentuknya Buaya Sulawesi, i hope someday :)

Last but not least,
Saya berusaha menikmati setiap detik disini
Walaupun sering kangen dan keinget semua makanan dan wajah-wajah orang Jawa
I MISS YOU ALL, sampe ketemu satu tahun lagi
 
*LEBAY BANGET YAK BERASA DI LUAR NEGERI YANG SUPER JAUH PADAHAL CUMA DI SULAWESI :* 

Sabtu, 03 Januari 2015

My New Year !!!

Gak pernah kebayang tahun baru ini jadi tahun baru pertama jadi istrinya orang, 
Padahal target menikah masih 1 tahun lagi
Padahal gak pernah kebayang pada akhirnya akan menikah dengan dia :p
Padahal masih banyak yang pengen dilakuin sendiri
Tapi ya lagi-lagi manusia cuma bisa berencana, Allah yang menentukan ...

Sekarang semuanya udah tinggal disyukuri dan dijalani aja
Gak perlu lagi bahas perasaan yang dulu
Gak perlu lagi bahas kejadian yang lalu
Gak perlu lagi bahas apapun yang udah ada dibelakang

Sekarang, apapun yang ada di hari kemarin
Siapapun yang ada di belakang
dan Bagaimanapun keadaan yang telah lalu
Udah gak penting untuk dibahas
Yang terpenting, gimana Kita Besok, Besok, dan Besok
Yang terpenting, dimana dan gimana kita menjalani hari-hari kita :)

Dan tahun baru ini yang sekaligus jadi hari-hari pertama saya jadi istri orang
Rasanya BEDA banget ...

Biasanya tidur bodo amat, dimana dan gimana aja yang penting nyaman
Sekarang mesti nunggu dia dulu, 

Biasanya makan, makan aja sendiri
Sekarang mesti nanya-nanya dulu, dia mau apa

Biasanya bangun tidur masih leyeh-leyeh
Sekarang mesti cepet-cepet, nyiapin minum, sarapan, dan nganter dia berangkat (kalo pas berangkat duluan)

Biasanya bangun tidur nyari handphone buat sms/bbm/telfon
Sekarang bangun tidur udah dikecup di kening pake "I love you"

Biasanya isi diary sendiri, 
Sekarang ngisi buku tahunan berdua, isinya dominan tentang keuangan, target-target dan pos-pos pengeluaran kita
 
-Pantes aja orang bilang jadi pengantin baru itu enak, ya karena emang super bahagia. Tapi semoga gak cuma sampe sini aja kebahagiaan kita. Karena masih banyak hari-hari yang akan dijalanin, masih banyak target yang harus dicapai dan semoga kita gak cuma jadi pasangan dalam rumah tangga tapi juga bisa jadi parter dalam hal apapun. Amin-

But, so far I'm HAPPY
This is MY AWESOME NEW YEAR !!!





Kalau Bukan Kamu,

Kesalahan yang lalu membuat saya seperti sekarang (yang sudah kamu kenal sejak 6 tahun yll)
Saya yang egois, tidak ingin satu orang pun berani menyakiti perasaan saya (lagi)
Saya yang berhati-hati, tidak ingin menyayangi orang lain (lagi) lebih dari saya menyayangi diri saya sendiri
Saya yang keras kepala, tidak ingin dinjak-injak (lagi) karena begitu lemahnya saya
Saya yang kasar, tidak ingin dianggap remeh (lagi) karena begitu penurutnya saya
dan Kalau Bukan Kamu
Mungkin tidak akan kuat bertahan sampai pada titik ini :)

Saya dengan segala kelemahan
Saya dengan segala kesalahan
Saya dengan segala keterbatasan
Saya dengan segala kekurangan
dan Kalau Bukan Kamu,
Mungkin tidak akan mau berjuang hingga sejauh ini :)

Kalau Bukan Kamu,
Mungkin ceritanya akan lain ...
 
Sekarang, saya akan berubah sedikit demi sedikit, tetapi sebanyak yang saya bisa
Saya akan maju selangkah demi selangkah, tetapi sejauh yang saya bisa
Saya berjanji akan terus belajar lebih baik lagi

Menjadi istri yang sebaik-baiknya
Menjadi ibu yang setangguh-tangguhnya
Menjadi pendamping yang seindah-indahnya
Menjadi penyemangat yang sekuat-kuatnya
:)

-LOVE YOU RIO-



*Ini beberapa foto yang kami ambil sebelum pernikahan
San Diego Hills - Karawang - Ini hasil karya sendiri pure, gak pake fotografer, gak pake sewa-sewaan :)

Ancol - Jakarta - Sebenernya di konsepnya gak begini tapi yaudah lah hehehe, Thx to Jessy dan Mecca yang udah mau jadi Additional Player megangin karton dan Nieko yang udah njepretin :)


Ancol - Jakarta - Ini udah detik-detik terakhir sesi foto iseng-iseng ajah karena cape, eh malah dijepret dan hasilnya bagus :)

Ini sebenernya gak terlalu bagus fotonya, tapi pengen ambil tulisannya aja, masak iya sebadan di crop hehehe :)

Dan, sepanjang sesi foto saya emang ketawa terus, bukan settingan loh ini. Emang murni ketawa karena liatin tingkah Rio yang belaga ackting ujung-ujungnya malah jatohnya aneh :p

Sambil ngadem makan, dapet spot lumayan, jepret lageeeeh dah :D

Ini cincin tunangan kita dan gak berniat pake cincin ini. Tapi apalah daya cincin nikahnya gak kebawa jadi yowes lah tak ada rotan apapun jadi toh punya kita juga :))

This is my foavorite !!!!! I dunno why. padahal pencahayaannya gak terlalu bagus dan muka saya bulet abiis. Bodo amat deh. hahaha

Ini favorite nya Rio, gatau juga kenapa mungkin karena disini mukanya paling bagus :p

Foto favoritenya Wita (sepupu saya) walopun mukanya jelek, yang penting pake jas, katanya Wita begitu :p


29-12-2014

Semua perasaan pecah ... bercampur jadi satu ...
Antara bingung, gak percaya, sedih, haru, bahagia, bangga, dan entah lah perasaan apa itu
Yang jelas, semua kebimbangan dan kebingungan saya telah berakhir
Kegalauan dan ketakutan akan masa depan telah berakhir
Akhir pencarian saya ini menjadi awal dari kehidupan saya yang baru
Saya sudah tidak lagi sendiri, 
ada kamu dan kehidupanmu yang menyatu dalam hidup saya
Semoga ini menjadi gerbang pembuka atas segala-galanya yang terbaik, rezeki yang berlimpah, masa depan yang cerah, keridhoan orang tua dan berkah dari Allah SWT, amiiin.

Saya pernah cerita kalau saya sangat amat suka pada satu surah di Al-Quran ?

Ar Rahman

Pertama kali saya jatuh cinta pada surah ini kira-kira 6 tahun yang lalu, pada saat saya shalat tarawih di Masjid UII - Ulil Albab untuk pertama kalinya
Saat itu gak terasa saya hanyut dalam bacaan imam yang indah dan damai, setetes demi setetes air mata ngalir gitu aja
Walaupun pada saat itu saya sama sekali gak ngerti arti surah itu, apa isinya, dan apa nama surah yang dibacakan, tapi entah ... hati saya tersentuh sangat dalam :)

Setelah itu saya punya mimpi bahwa saya ingin dipinang dengan hapalan surah Ar-Rahman

Dan kini, pada 29-12-2014

Untuk kedua kalinya saya jatuh cinta pada surah Arrahman, pada saat dia, orang yang sejak dulu memperjuangkan saya dan akhirnya sekarang menjadi pendamping saya (Insyallah) sepanjang hayat, membacakan hapalannya di depan penghulu sebagai syarat pernikahan :)


Terima kasih karena tidak pernah menyerah
Terima kasih karena telah berjuang sejauh ini
Terima kasih karena ternyata saya seberharga ini
Terima kasih, suamiku :)



Video ini diambil sama Devi pake hapenya dan sorry background suaranya berisik banget karena banyak anak kecil. Tapi salut banget bacaan hapalannya tetep lancar. Alhamdulilah :)

Senin, 22 Desember 2014

Hidup itu kadang Lucu,

Hidup itu kadang lucu
Kadang Allah menguji kita dengan cara-cara yang out of the box
Kadang Allah memberi kita sesuatu dengan cara-cara yang gak pernah kita bayangin sebelumnya
dan ya sebagai mahluk, kita bisa apa?

Hidup itu kadang lucu
Kadang Allah mengajarkan kita sesuatu dengan cara yang kita gak suka
Kadang Allah ngasih tau kita juga dengan sangat amat halus sampai kita gak sadar
dan ya sebagai mahluk, kita bisa apa?

29 Desember 2014

Tanggal itu akan menjadi tanggal yang sakral buat saya
Tanggal itu akan menjadi akhir dari segala kebimbangan saya selama ini
Tanggal itu akan menjadi awal dari semua kebaikan dalam hidup saya, insyaallah
dan di Tanggal itu saya bener-bener sudah harus menerima dengan penuh bahwa segala yang saya inginkan belum tentu baik bagi saya dan segala yang saya tidak suka belum tentu tidak baik bagi saya
Saya sebagai mahluk, harus bisa ikhlas lahir dan batin :)

Ikhlas adalah satu dari banyak hal yang sangat mudah diucap tapi susah dijalanin
Tapi saya tau, saya harus :)

Saya cuma bisa berdoa semoga semua yang saya jalani ini, yang sama sekali tidak pernah saya sangka, yang sama sekali tidak pernah saya duga akan membawa kebaikan bagi hidup saya kedepan
Semoga dengan jalan yang saya ambil ini akan membawa kebahagiaan buat saya dan terutama keluarga saya
Semoga dengan ini, kehidupan saya kedepan semakin terarah dan membuat saya menjadi orang yang jauh lebih baik lagi dari hari ini

:)

Everything Have a Risk

Semua hal punya resiko, punya sisi baik dan buruk
Kadang kita gabisa milih dan cuma bisa nerima trus ya dijalanin
Kayak saya sekarang ini,
Mulai TK-SMA saya di Cikarang-Bekasi, anak rumahan, gak pernah keluar rumah sesering anak-anak lain
Lingkungan saya ya cuma temen-temen sekolah, temen organisasi dan temen les
Kalo kata orang-orang sih saya dulu kerjaannya cuma
sekolah-les-organisasi-sekolah-les-organisasi-rumah
Bisa dihitung banget berapa jam saya di rumah dalam satu hari

Saat kuliah saya melemparkan diri sendiri jauh dari semuanya
Disaat temen-temen saya milih kuliah di Bandung atau Jakarta karena lebih deket dan lebih gaul saya lebih memilih Jogja, karena I'm in love with Jogja sejak awal dateng kesana :)
Damaaaaaaai banget rasanya
Dan gimanapun, pokoknya saya mau kuliah di Jogja, cuma itu yang ada di kepala saya

Awal-awal kuliah, saya masih sempet berhubungan sama temen-temen lewat sosial media, nyempetin maain dan ketemuan, karena jadwal kuliah yang masih longgar
Makin kesini, satu per satu temen-temen yang dulu hilang
Sibuk sama kehidupan dan masalahnya masing-masing
Gitu juga dengan saya
Beberapa saya masih tau kabarnya lewat ceita temen yang lain atau lihat foto-foto mereka di sosial media, dan itu cuma sesekali aja
Beberapa yang lain udah gatau dimana rimbanya dan gatau lagi gimana keadaannya 

Kadang saya sedih juga, lihat foto-foto temen-temen yang masih bisa ngumpul bareng, jalan bareng, kongkow-kongkow bahkan liburan bareng
Tapi setelah dipikir-pikir ulang, yaudah lah
Toh semuanya punya resiko
Ini resiko saya sendiri dan ya saya emang mesti jalanin
Suatu saat kalaupun emang ada kesempatan, rasanya pengen banget ketemu temen-temen dan sahabat-sahabat lama saya sambil ngomongin semua kelakuan kita yang kadang bikin malu
Semoga kesempatan itu ada 

Buat kalian yang udah putus kontak, semoga kalian selalu bahagia dengan kehidupan kalian, sukses dan sampai ketemu lagi di lain kesempatan, I MISS YOU ALL ...

Sedangkan buat kalian yang sampai sekarang masih keep in touch, I LOVE YOU ALL, makasih masih selalu ada buat saya... semoga keberkahan, kesehatan, dan segala kebaikan selalu ada untuk kalian :) :)

Minggu, 21 Desember 2014

Once Upon A Time

Setelah lulus dari kedokteran, kekhawatiran yang dulu-dulu emang kebukti banget
Ternyata dunia anak kost pas kuliah dan jadi babu waktu koass emang jauh lebih baik
Dibandingin sekarang,
Mesti mikir kerja dimana, bermasa depan atau gak, milih tempat dan lingkungan kerja juga udah mikirin keluarga lebih dan lebih lagi ...
But I really happy :) :) :)

Sambil nunggu internship yang gatau kapan, mulai Agustus kemarin saya udah sibuk ngamen sana sini, loncat dari satu tempat ke tempat lain
Tujuan awalnya simpel, biar gak keliatan nganggur
Tapi lama-lama saya bener-bener menikmati detik demi detiknya di setiap tempat, di setiap waktu dan di setiap kasus yang saya temuin

Saya sekarang bener-bener baru bisa memaknai bahwa bagaimana pasien sangat berarti bagi seorang dokter ataupun tenaga kesehatan lain
Karena dari mereka kita bisa banget ngambil banyak pelajaran
Gak semua kasus itu like on a book
Gak semua kasus itu bisa ditanganin pake obat
Gak semua kasus itu sesimple yang kita kira
Every case are unique 
Saya ngerasa beruntung banget bisa dapet kesempatan ngamen di banyak tempat, ketemu banyak kasus, ketemua banyak orang dan yap saya jadi banyak banget belajar dan belajar lagi :)

Makin kesini saya tersadar bawa sampai pada suatu waktu tujuan saya sekarang ngamen udah berubah,
Bukan cuma sampingan biar gak nganggur sekarang ngamen udah jadi habit, hobby dan mata pencaharian saya
Bener banget yang orang bilang bahwa apapun kerjaan kita asalkan seneng semua berasa ringan
Do what you love and love what you do, that's all true :)

Sekarang ini saya udah fixin jadwal dari yang dulu loncat sana sini, jadi lebih simpel
Saya ngumpulin beberapa temen untuk berbagi tempat jaga, kita bikin grup dan yap alhamdulilah bisa berjalan sampe sekarang dan anggota grup makin nambah namanya Doctor Adventure, namanya rada ngesok ya hahaha bodo amat ;p
So, saya cuma jaga di 3 tempat dalam satu minggu
Dengan jadwal 2x24 jam dan 4x12 jam, saya masih punya waktu 1 hari kosong untuk ngelakuin apapun diluar kerjaan saya :)

Dan di setiap tempat jaga, I have new family again, and again, and again
Kapan-kapan saya posting ya foto2 mereka, tapi gak sekarang
Saat saya nulis ini saya masih on duty jaga malem :p

dan Once Upon A Time, dari hobby saya yang lain saya harus punya kerjaan lain yang juga menghasilkan tapi bikin happy kayak yang saya udah jalanin sekarang
Amin !


Minggu, 28 September 2014

Kesalahan Terbesar :

Kesalahan terbesar dalam hidup adalah menggantungkan semuanya pada sesama manusia
dan yang akan didapat hanya kekecewaan
karena, tidak ada sebaik-baiknya tempat bergantung kecuali Allah SWT

Kesalahan terbesar dalam hidup adalah mempercayai segala hal pada sesama manusia
dan yang akan didapat hanya rasa malu
karena, tidak ada sebaik-baik kepercayaan hanya pada Allah SWT 

Kesalahan terbesar dalam hidup adalah memberikan seluruh hati pada sesama manusia
dan yang akan didapat hanya kesedihan
karena, tidak ada sebaik-baik penjaga hati kecuali Allah SWT


Jangankan yang belom jadian,

yang udah pacaran aja bisa bubar...
Jangankan yang udah pacaran,
yang tunangan aja belom tentu jadi ...
Jangankan yang tunangan, 
yang udah nikah aja masih bisa pisah ...


Terima kasih atas pelajaran yang amat berharga ini ya Allah :)

Ironis !

Well, dulu Fakultas Kedokteran adalah salah satu Fakultas favorit hampir di seluruh daerah di Indonesia. Peminatnya bejibun, dari berbagai kalangan. Ya as we know, dokter emang salah satu profesi yang diminati dan dilihat paling wow. But now, setelah saya menjalani semua proses menjadi dokter, setelah saya ngerasain sendiri betapa susahnya jadi dokter, kayaknya mikir-mikir lagi deh buat nyekolahin anak-anak saya di kedokteran. Kasian banget.


Masuk kedokteran susahnya minta ampun. Setelah kuliah, bayarannya paling mahal, jam belajarnya paling lama dan masa kuliahnya juga lama. Lulus kuliah, harus koass yang sebelumnya harus lulus tes dulu buat nentuin layak atau gak untuk menjalani proses pendidikan klinik di RS. Ya bukannya gimana sih, di RS koass malah jadi babu, jadi keset, dan posisinya paling hina. Belom cukup disitu, setelah koass masih harus pusing-pusing predik, tes lagi, tes lagi. Kemudian lanjut UKDI yang juga sangat amat melelahkan. Bimbingannya selangit, soalnya gak bisa diprediksi, nunggu ujian dan pengumumannya juga lama. Ya total semua proses itu sekitar 6 tahun. Eh setelah lulus pun masih harus nganggur lagi karena nunggu giliran berangkan internship. Ya kalo nunggu seminggu dua minggu boleh lah gapake galau, kalau harus nunggu 6-12 bulan ???? Bayangin aja rasanya gimana. Dan selama menunggu kita belom punya hak untuk bekerja. Yang ada semua ilmu nguap gitu aja, dan pertama internship berasa nol lagi, ngulang semua dari awal.


Salutnya lagi, dokter yang udah menjalani semua proses itu masih aja nemuin banyak tuntututan, baik dari pemerintah, ataupun dari masyarakat. Kalian tau kalau dokter klinik dibayar per hari ? Hahahah iya emang, kita semacam buruh. Upah duduknya aja beragam mulai dari 50rb-250 rb. Masih lebih murah dibandingin sama abang parkir di minimarket atau di pinggiran jalan. Jam kerja nya juga gak manusiawi 24 jam full. Belom lagi ditambah kalau ketemu kasus-kasus yang udah gagal pengobatan di jalan dan kebagian apes di dokternya. Si pasien gak langsung berobat ke dokter biasanya, tapi lebih percaya ke praktek-praktek pengobatan yang bukan langsung dipegang dokter dan nota bene nya gak boleh ngasih pengobatan medis diluar kompetensinya tapi masih ada yang dengan bebas, aman dan nyaman berpraktek . Eh setelah parah, baru dateng ke dokter dan apesnya di dokter udah gak bisa ditangani trus dokternya dituduh gak mampu lah, gak kompeten lah, malpraktek lah, dan semuanya yang jelek-jelek.


Bukan mau ngedumel atau apapun. Ini adalah realita di masyarakat yang sekarang bener-bener saya alamin sendiri. Saya lihat langsung di depan mata. Ya mungkin juga terjadi di seluruh daerah di Indonesia.


Yah, saya cuma berharap sistem kesehatan kedepan bisa lebih bijaksana lagi dalam mengatur regulasi praktik kesehatan. Jangan sampai ada pihak yang tertindas. Seperti profesi dokter yang katanya profesi paling wow tapi ternyata malah menjadi profesi yang paling gak diperhatikan. Padahal tanggung jawabnya besar berkaitan dengan nyawa manusia. Tapi tanggung jawabnya yang besar ini malah dipandang sebelah mata. Kami emang gak langsung berkoar-koar turun ke jalan, karena kami menghormati profesi kami yang dianggap luhur. Dan semoga sikap kami ini tidak malah menjadikan kami menjadi pihak yang lemah :)


Dokter juga manusia