Sabtu, 15 Oktober 2011

Dunia Baru

Senin udah ujian aja, dan kemarin jumat adalah hari akhir dari blok yang gak jelas banget. Gak jelas, karena katanya bisa dinalar tapi nyatanya semua nalar yang aku pake gagal dan salah total. Itu kebukti dari nilai mini test ang gak jauh dari 7. Ah God ! Ini blok hasilnya dubia banget, aku hanya berharap ada keajaiban yang dateng dengan tidak disangka-sangka. Amiiin :) Tuhan bersama mahasiswa tingkat akhir saudara-saudara :D

dan dunia ku kedepan adalah dunia baru. Aku gak akan lagi baca skenario kasus yang absurd dengan pembahasan yang gak ekuivalen dengan soal mini test nya, bener-bener saddah ! Belakangan aku sibuk bantuin si Hubby ngetik ulang wawancaranya dia sama bapak-bapak desa tentang surveilans kesehatan, ini materi skripsinya dia. Hadeeehh, maksanya mintaa maaf bos. Gak bisa tuh liat aku siul-siul sedikit aja, pasti langsung ditodong gak pake nawar juga lagi, ngasih rekaman, ngasih headset dan aku harus keliatan konsen depan laptop, ngetak ngetik. walopun kadang ada suapnya sih, aku bisa minta apapun. Nyahahaha :)) Tapi yaudah lah, semoga skripsinya dia dan skripsiku cepet kelar, dan bisa cepet hasil :) 

Oh iya, dua bulan ini anak KKN angkatan baru udah mulai KKN loh. Kebanyak semua temen-temenku ambil KKN yang sekarang. Termasuk bebep Venny dan personil Ten Sister akyu. Heboooh banget mereka tuh. Apalagi si Bebep nih. gak pernah sekalipun pulang KKN mukanya semangat, ceria dan anteng. Pasti langsung teriak-teriak dan lari ke kamar aku, curhat. Ceritanya gak jauh-jauh dari cerita tentang Ipit anak FK juga, temenku juga, yang kata Bebep sih dianiaya sama anggota KKNnya yang lain karena Ipith tuh emang gak bisa nolakan anaknya, jadi cuma bisa marah-marah dibelakang aja. KKN mu kejam ipith :p Terus selain Ipit yang sering diceritain tuh Rajip, Rajip, dan Rajip. Entah ini anak gimana bentuknya yang jelas sih ini yang jadi trouble maker disana, menurut Bebep. Soalnya anaknya tuh cari muka gitu, haderrrh masih jaman amat. Tapi yaudahm so far semua cerita bebep itu aku nilai wajar. Suatu kelompok emang punya tahapan sendiri buat jadi kelompok yang solid. Mulai dari diem-diem, liatin ego masing-masing untuk nunjukin eksistensi dan keAKUannya sampe akhirnya bisa menyelesaikan dan mengerti satu sama lain. dan, satu lagi, aku berani jamin pertengahan KKN menuju akhir pasti Bebep punya cerita yang beda buatku. Mungkin cerita yang lebih indah dan gak mau cepet-cepet KKN nya berakhir, kaya aku dulu :) Soalnya makin lama, kelompok yang tadinya cuek-cuek akan jadi keluarga sendiri begitupun warga desanya, percaya deh. Aku doain ya bep, semoga kelompok kamu cepet-cepet nemuin jati dirinya dan kalian jadi klop. Amiin ...

Malam ini ngidam JCO, ayo selesein tugas dan capcus cciiiiinnn :)) JCO suapannya buat hari ini :p Makasi gendut bebek ...

Minggu, 09 Oktober 2011

Kunci Keikhlasan

Kata si Hubby aku ini orangnya ikhlasan banget, direpotin ini itu sama banyak orang masih diem aja. Masa ?Iya kali, kalo aku sih bingung aja juga gimana cara bilang enggak yang bener. Jadi, hasilnya semuanya ke aku. Hadeeeehh. Kaya hari ini nih, over all, aku ngerjain semua kerjaan orang-orang, aku ngadepin cerewetnya si bebep dari pagi kepotong malem, lanjut lagi sampe dia mau tidur, sumpah ya aku pussiiing banget --' Tapi yaudah lah, aku yakin ko gak ada yang percuma, termasuk apa yang aku jalanian :) Kuncinya cuma ikhlas dan enjoy aja, selama aku bisa bantu kenapa enggak :)

Yang bikin capekku ilang juga karena tadi pas aku ngasih materi, semuanya berjalan sukses dan sukses. Hmm semuanya puas liat presentasiku dan insyaallah aku udah ngasih kesan yang baik buat semuanya. Alhamdulilaahirabbilalamin :) Semoga kedapan, aku bisa jauh lebih baik lagi dan bisa bikin semua orang puas dan bangga sama yang aku sampein. jadi pemateri itu susah-susah gampang. Susah karena semua yang kita omongin gak mungkin bulshit, jadi sebelum ngasih tau orang, kita sendiri harus udah jalanin. Susah karena mau gak mau harus ngasih tau semua kebenaran, jadi harus belajar dan belajar lagi, daripada nanti malah menyesatkan banyak orang dengan ilmu yang salah, kan repot. Gampangnya cuma ngomong dan ngomong :)

Allah malam ini kantuk melanda dan aku rindu :( 

Jumat, 07 Oktober 2011

Abrakadabra

Belakangan hariku perlahan membaik dan normal, hanya saja aku sedikit bermasalah dengan pengaturan waktu. Maybe kedepan aku harus memikirkan untuk menambah sekretarisku satu lagi untuk ngatur semua kegiatan aku (Sekretarisku sekarang pecah kongsi (Adek dan Gigi Dini) aku jadi kesusahan deh, nyahahaha). Karena muridku yang bertambah, jadi aku kebingungan sendiri untuk ngatur waktu buat diriku sendiri malah. Waktuku sepenjang hari sudah terbagi buat tuti, buat unik, buat andreas, buat bebep, buat bebek, buat Hubby, buatku sendiri ?? entah. Tapi aku cukup bahagia dan selalu begitu. Aku akan berusaha keras, agar semua tetap bisa berjalan baik dan aku gak usah kekurangan tidur lalu mati karena proses pemendekan umur yang radikal, Oh no !

Oh iya, masih inget KTI aku yang gak kelar-kelar ? setelah ngerjain banyak tugas lain hatiku terpanggil kembali buat ngerjain KTI dan barusan, barusan hey, revisi proposal KTIku diterima. Alhamdulilah :) Besok senin aku udh bisa uji coba loog book yang udah aku buat sebagai sumber data aku dan seminggu kemudian udah bisa jalanin penelitianku total. Planningku, seminggu berikutnya aku udah harus mulai penyusunan akhir KTI (re:skripsi) ku, dan yeeee setelah itu tau gak apa??? aku BEBAS tugas akademik. Aku cuma duduk manis, mondar-mandir ngurusin hal-hal berkaitan dengan penalaran EQ dan SQ aku, ikutin blok-blok akhir dan sedikit berpetualang di dunia luar kedokteran tentu aja, dan lalu setlah itu aku lulus. Bismillah... Setidaknya planning untuk KTI aku ini jadi bukti kongkrit betapa besar keinginanku untuk cepet-cepet lulus, jadi S.Ked, terus jalanin petualangan jadi dokter koass dan capcus ke Kalimantan. Sepertinya aku akan memilih Kalimantan sebagai tempatku mengabdi, memberi manfaat buat banyak orang yang membutuhkan dengan ilmu yang aku punya. Aku gak mungkin pulang kota., karena disana cuma bisa jalanin kehidupan stagnan, macet, macet dan macet. Aku udah sempet berbincang sama papa tentang rencana aku yang gak mau pulang ini, dan papa setuju :D Ahhhh senangnya direstui, keinginan aku untuk berpetualang dalam kedokteran semakin besar. Hey BORNEO please wait for me, I will come and do something great there !! 

Sebenernya aku tertarik untuk mengabdi di Papua, ketertarikan ini pake banget. Aku udah bisa ngebayangin gimana indahnya jalanin hari-hariku. Setiap hari naik turun bukit buat nyuntik anak yang gizi buruk, nunggu heli kopter dateng cuma untuk nolong orang bersalin, lewatin hutan-hutan dengan bau batang pohon basah untuk bertemu dengan pasien-pasien yang dengan sabar menungguku. Aaaah sungguh akan lebih indah lagi pengabdianku ini. Tapi aku harus mempertimbangkan banyak hal (lagi) mengingat aku masih ada tanggungan untuk adik-adikkku, aku juga masih ada tanggungan untuk mengejar mimpiku yang lain. Meskipun aku memang sudah menyusun planning dengan matang dan aku membatasi pengabdianku hanya sekitar 1-2 tahun dimanapun itu, termasuk Papua atau Kalimantan. Pertimbangan yang lain adalah merebaknya AIDS di sana. Ada banyak cara aku bisa tertular dan aku tentu aja harus siap mental untuk menghadapi apapun resiko yang akan aku hadapi. Aku putuskan, aku akan berpikir keras untuk ini. Yang jelas, cita-citaku ke sekian, aku ingin mengabdi kepada masyarakat yang terbelakang dan memberi banyak manfaat bagi kesehatan Indonesia, bantu niatku ini Allah :D

Hush, kita tinggalkan sebentar angan-angan yang akan jadi kenyataan itu. AKu sekarang masih harus fokus dan menjaga kesehatan aku. Minggu besok aku diundang untuk mengisi materi di sebuah acara di daerah Fakultas Hukum UII, semoga aku bisa tampil sebaik-baiknya dan tentu aja (lagi-lagi) semoga aku bisa memberi manfaat :) Selain itu, aku harus mulai menyicil ujian Blok ini karena perubahan presentase penilaian yang membuatku sungguh keteteran. Huufff, semoga semua rencanaku lancar, semoga selalu ada kejaiban dimanapun aku melangkah. Seee maaa ngaaat INDONESIA !

Rabu, 05 Oktober 2011

Munajat :')

Malam ini bukan malam terberat karena aku sudah menjalani banyak malam berat tapi malam ini adalah malam terjepit yang beringsutan kesana kemari. Besok pagi tugas yang harusnya jadi tugas kelompok dikumpul, tapi sampe sekarang belum juga rampung. Aku yakin semua temen kelompok yang pasti malam ini tidur nyenyak dengan sejahtera tanpa kekurangan satu nikmatpun, sebagaimana yang aku doakan terhadap mereka. Sedangkan aku, masih harus menganalisis kasus yang kami dapat di Puskesmas beberapa waktu lalu. Masih jauh perjalanan analisis ini sampai ke finish. Tetapi aku bahagia sekali karena sadar, betapa Allah menyayangi setiap mahlukNya. Allah tetap terjaga meski semua menutup mata dan tidak ada yang percuma bahkan tiap butir pemikiran yang dengan susah payah aku kumpulkan ditengah kantuk yang berselimut buku-buku ini pasti ada nilainya. Meski tidak aku dapat sekarang secara tunai, tetapi nanti. Yap nanti, aku yakin aku akan dapat mendeposito semua ganjarannya.

Kebahagiaanku yang lain adalah aku memiliki orang yang mungkin tidak selalu setia menemani, tetapi setidaknya bisa memberi saat aku memang butuh untuk menerima juga bisa menerima saat aku ingin sekali memberi. Begitulah :) Aku bahagia, dalam keadaan apapun selalu ada saja orang yang bisa membantu meringankan bebanku, jalan Allah memang panjang dan tidak disangka. Aku bahagia dalam susah dan terhimpit selalu ada orang yang berusaha menenangkan, mungkin memang tidak banyak, tetapi kehadirannya cukup membuatku lega dan merasa semua akan baik-baik saja. Aku bahagia dikelilingi banyak orang yang selalu menyupport semua yang aku lakukan, meski kadang aku tidak pernah membicarakan apa yang aku maksud tetapi mereka berusaha mengeti dengan diamku. Aku bahagia bahkan dalam berbagai kekurangan, aku masih bisa bertahan dan membantu meringankan beban kedua orang tuaku, meski tidak banyak tapi aku yakin mereka merasakan betapa aku sudah berusaha untuk membantu.

malam ini akan kupenuhi langit dengan doa dan harapanku. Akan kusirami bumi dengan semangat dan kerja keras hingga tidak ada tempat bagi embun pagi untuk menetes :) Allah tidak tidur kawan, dan tidak ada hal yang percuma bahkan setetes keringatmu diperhitungkan dengan sangat adil.. Tetap bersemangat dan yakin usaha sampai :)

Selasa, 04 Oktober 2011

Aku Say No, Say No !

"Aku say no, say no, kalo kamu lelaki buaya darat !"
Hmm itu lirik lagu yang udah aku hapal banget karena tiap hari gak pagi gak siang gak malem pasti aku denger. Itu tuh si bebep yang sekarang jadi tetangga kamar aku, muter lagu itu tiap hari, selalu, gak pernah pake lupa. Kalo gak lagu itu, lagu dangdut nya ayu ting ting, atau lagu-lagu indianya syahruk khan lah, siapa lah sampe kalo lagi seneng yang diputer lagu jaman dulunya melayu. Hadeeeehhhh. Udahan, gak cukup tuh cuma orang sekamar dia aja yang denger, volumenya dikerasin sampe dari jarak 5 m kerumah udah kedengeran bunyi musiknya; Bebep bebep --' Untung aku bukan tipe orang yang gampang jengkel, ada musik oke, gak ada musik juga oke. Selameeeeet ..

dan aku sekarang udah bisa ngerasain asiknya gimana tinggal di rumah, bener-bener kaya di rumah. Bisa ngapain aja, kapan aja, termasuk ribut. Nyahahaha. Udah dua kali tuh si bebep ribut sama santi, penghuni kamar sebelahnya. Padahal gara-gara masalah kecil aja, tapi emang ngejengkelin banget sih.Untungnya aku so far so good sih ... Soalnya aku males juga ribut-ribut gitu, mening kalo bisa dikerjain, kerjain aja sendiri kalo emang ide siapapun menurutku bagus yaudah dijalanin, terserah deh mau dia ngatur ato ga, yang penting aku gak ngerasa diatur dan tetep jalanin sesuai dengan hematku :) Aku harap, kedepan kehidupan kecilku disini bisa semakin baik deh.

Oh iya beberapa hari lalu aku dipercaya jadi Pembicara di acara Upgrading and Team Building LEM FK UII. diacara itu aku bawain materi Manajemen Waktu. Alhamdulilah berjalan dengan lancar dan semuanya ngerasa puas dengan yang aku sampein. Bahkan beberapa ada yang jadiin kutipan kalimatku buat jadi kalimat sakti yang ngasih semangat dan ditempel di dinding kamar :) Seneng banget bisa ngerasa bermanfaat untuk orang lain. Awalnya aku udah gak mood lagi, karena aku dapet waktu setelah Ishoma Ashar. Bayangin aja, sore-sore, udah lemes, udah males, udah cape dengerin materi sebelum-sebelumnya yang beberapa butuh mikir pasti gak akan sukses. Ditambah sakit kepalaku waktu itu dateng, bener-bener membunuh --' Tapi pas aku maju, aku berusaha sebaik mungkin untuk memberikan yang terbaik, dan alhamdulilah ditutup dengan limpahan tepuk tangan yang meriah :D Lalu aku disalami oleh beberapa orang, katanya sukses. Hmmm senangnyaaa ... Terima Kasih Allah :D Semoga materi-materi yang akan aku bawain berikut-berikutnya bisa jauh lebih baik lagi. Aku yakin aku bisa lakuin lebih lagi. Amiiiinnn ....

Keesokan harinya setelah materi, acara ditutup dengan Outbond. Hmmm serruuuuu deh ! banyak banget cerita asoy yang gak bisa aku sebutins atu persatu. Yang jelas hari ini aku bahagia, seneng dan rasanya lepas banget semua beban aku selama ini. Cih ! hahaha. Gitu lah. emang sih terkadang kita perlu memberi makanan untuk jiwa kekanak-kanakan kita dengan bermain bermain dan bermain :D

Hari ini adalah hari yang berat meskipun akus eharian di rumah, gak ngampus sama sekali. Aku harus ngerjain tugas individu, tugas kelompok dan tugas-tugas lain berhubungan dengan tuntutan profesi aku, pengajar. Doaku hari ini Allah, berikan aku waktu yang lapang sedikiiiiiit aja. Amiiiiin .... See Maa Ngaaat !


Kamis, 29 September 2011

Sungguh Sungguh

Sungguh-sungguh ajaib, cinta begitu kita menyebutnya. Cinta itu layaknya sebuah sistem saraf yang cepat menerima dan meneruskan stimulus apapun bentuknya. Cinta lah yang menentukan akan di presepsikan jadi apa stimulus yang sudah diterima itu. Sungguh ajaib memang, seajaib cintaku padamu #eeea

Dan aku sekarang berada di banyak persimpangan, bukan persimpangan cinta loh ya. Cintaku biar aja mengalir dan berpasrah pada satu Penguasa, Pemilik Hati. Apapun dan bagaimanapun jalanNya, aku terima :) Aku gak suka juga ngotot ngotot minta dijodokan dengan A, B, C atau D. Aku lebih suka berdoa untuk diberikan yang terbaik yang layak untuk membahagiakan dan dibahagiakan olehku. Jika dia yang terbaik dekatkan, jika memang tidak aku persilahkan untuk dijauhkan. Begitu seterusnya. Ops, Balik lagi ke persimpangan, huufff beginilai dilema mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran. Masih tetep disibukkan dengan 3K, Kuliah, KTI dan KKN. Fase satu K aku yaitu KKN udah lewat, sekarang giliran teman-temanku yang lain, See Maa Ngat ! tapi 2K ku, hyufffff. Mau revisi KTI aja susahnya bukan main, dikit-dikit sibuk dikit-dikit sibuk. Padahal kalo sampe bulan depan aku belum Hasil, terpaksa harus ganti JUDUL dan NGULANG semua dari awal. Oh My ! --' Gila aja, udah jauh-jauh begini mau ngulang. Gak gak gak kuat :(

K ku yang lain, yaitu Kuliah. Masih fine aja sejauh ini, palingan cuma tinggal bagi waktu aja dan pinter-pinter ngeluangin waktu buat setidaknya baca. Lah ini, waktu luangnya malah dipake tidur lagi tidur lagi. Gimana enggak, jam belajarku itu makin ekstra, yang lain jam 13.00 atao  15.00 udah bisa istirahat, sedangkan aku masih berkutat di lab, kampus karena ada rapat lah, asistensi lah, malemnya masih harus belajar materi yang dulu-dulu buat ngajar adek kelas. Bukan mau ngelah ngeluh tapi kalo udah diceritain itu semuanya jadi lebih ringan. Gak percaya ? Silahkan deh dicoba :)

Dan aku berhasil membahagiakan satu orang di tanggal 28 :) Alhamdulilahirabbilalamin...
Terima Kasih Allah, aku bisa menikmati indahnya membahagiakan orang lain. Semoga orang itu selalu diberkahi kebahagiaan dan menjadi bahagiaku juga :')

Senin, 26 September 2011

Mood Booster

Hari ini grafiknya seperti kurva potensial aksi, yang naik turun, naik turun :) Entah akhirnya dapet mood booster darimana, yang jelas malam ini dengan serta merta mau ngerjain semua kerjaan yang sempet tertunda. Mulai dari akademik, non akademik, organisasi, hobby, kewajiban dan hak. Semoga mood ini tetep diatas dan mengalami masa refrakter yang panjang (masa konstan dan stabil yg tidak bisa di pengaruhi oleh ion apapun). Yap, dan yang paling seneng lagi besok salah satu cita-citaku sejak lama akan terwujud, punya kasur baru. yeye lalala #joget-joget :D

Ini tuh salah satu cita-cita terbesar aku loh, kalo gak percaya. Hmm dulu pertama ke Jogja emang bener-bener tanpa persiapan yang jelas. Yang penting semua lengkap tanpa terlalu pusing sama kualitas. Alhasil, aku punya kasur yang baru ditidurin setaun udah rata ama tanah. Selama ini pengen banget beli baru, tapi apa daya gak enak buat minta. Udah terlalu banyak yang dikasih tanpa aku minta soalnya. Uangku yang dulu-dulu hasil kerja abis terus, selalu aja abis. Uang yang lain juga begitu. Tapi eh tapi, hari ini cuma modal dateng rapat bisa langsung beli kasur baru dari uang akomodasi nya. Wiiiih, mantap :D Pantes aja anggota DPR kaya raya semua ya, gak kebayang mereka tiap dateng rapat dapet fee berapa. Coba dalam sebulan 10 kalo rapat, wih bisa beli mobil baru mendadak dah tuh. Ops, bukan uangnya juga ding yang penting. Percuma juga dapet fee kalo itu ntar ujungnya jadi beban pikiran karena termasuk gaji buta. Apalagi kalo gak banyak unjuk gigi ato kasih kontribusi berarti. Andai semua anggota DPR miki kaya gitu juga, mungkin pembangunan bangsa ini bisa jauh lebih baik :)

Dan sekian pembahasan kenegaraan. Malam ini si Adek nginep di rumah. Tuh anaknya lagi nyalin catetan aku buat tutorial besok. Seneng deh ada temennya lagi,gak kesepian kaya malam kemarin :) Gak tau kenapa, kalo sama dia aku jadi ngalahan banget. Iya iya aja supaya dia bisa seneng. Aku seneng kalo liat dia seneng. Gak kaya dua hari lalu waktu beli sesuatu untuk tanggal 28 tengah malem, mukanya tuh dari seneng sampa datar sedatar-datarnya dan gak pake senyum lagi. Uhhhh bingung juga harus gimana dan ngapain buat bikin dia seger lagi. Apalagi waktu dia balikin candaan aku saat dia tau harus bawa aku kemana buat nyari sesuatu tadi "duuh kamu emang yang paling  mengerti aku deh :D" eh dia jawab dengan muka super judes "iya dong emang kamu, coba kapan kamu ngerti aku!" Glekkkk.. Langsung gak bisa jawab,, pengen mendadak jadi atlit lari dan langsung lari dari seturan ke kali urang gak pake nafas. KArena bingung harus gimana akhirnya aku alihin aja obrolan yang bikin suasana gak enak ini. Bukan karena aku gak mau jawab, tapi aku gak mau malah jadi debat kusir. Aku kenal dia banget deh, bisa-bisa malah ntar obrolan gak enak ini jadi panjang. salah-salah malah berakhir nestapa.

Mungkin ini koreksian juga buat aku. Selama ini, aku udah berusaha ngerti dia ko meski kadang aku masih bingung gimana cara ngadepin moodnya yang suka naik turun bukit itu. Tapi sebisa mungkin aku gak pernah memperpanjang masalah. Aku terima deh kalo dia udah ngomel-ngomel, dan komplen ini itu. Aku juga udah berusaha selalu ikutin yang dia mau, mau jalan kemana, makan apa, dll. Walaupun kadang sebenernya bukan yang bener-bener aku mau, tapi buat bikin dia seneng jadi gak masalah buatku. Aku juga toh orangnya asik-asik aja. Mau kemana aja, ngapain aja, jalan kemana aja, boleh :D Beda sama dia yang tergantung ngidamnya apa. Kalo selama ini dia masih ngerasa aku gak ngerti dia, oke fine. Semoga kedepan aku bisa lebih ngerti kamu ya dek :) Yang jelas, aku serius gak anggep kamu sekedar teman atau orang lain. Untuk kamu ke aku, itu terserah apa yang kamu rasa dan bikin kamu nyaman. Aku gak masalah :)

Pembicaraan tengah malam yang ngalor ngidul ini akan aku tutup dengan banyak harapan. Harapanku dalam waktu dekat, #tentuaja untuk kesuksesan tanggal 28 September :D Hahaha semoga ada orang yang bisa aku bahagiakan di hari itu :D Amiiin ....

Jumat, 23 September 2011

Dear Diary

Judulnya mungkin rada ngalay ya, tp ini hanya bermodus kebingungan yang tidak berujung. Daripada makin bingung mending dijadiin judul (kata-kata paling ramutu seumur-umur blog mirip iklan permen yang sumpah datar abissss.... Ini pulpen, ini Mints.. daripada ngemut pulpen mening ngemut Mints, gitu iklannya)

Alhamdulilahirabbilalamin, sejak kemarin aku udah punya hidup yang pasti. Walaupun baru malam ini ngerasain bener-bener di kamar baru, sendirian,sambil dengerin suara jangkrik, ditambah perut laper karena seharian cuma makan lotek sebelum siang tadi, udah gitu ngantuk, bener-bener pengen tidur, tapi takut mejamin mata. Hadeeeehhh --' Heran deh, kenapa sih aku masih aja penakut, entah apa yang ditakutin. entah takut tiba-tiba ada mahluk aneh masuk menerobos jendela yang baru besok dipasang tralis, atau takut juga ngebayangin cerita-cerita temen serumahku tadi sebelum kita akhirnya memutuskan berpisah ke kamar masing-masing,atau malah takut tiba-tiba mimpi buruk dan pas bangun tambah takut karena semua udah berubah. Hwaaaa takut pokonya !

Ini hari pertama sejak aku liburan tepatnya aku bobo sendirian lagi. Pas di rumah kalo gak tidur sama adek, ikut tidur bareng mama papa deh, dan setibanya di Jogja langsung ngungsi dimana-mana, tidur bareng Badriah lah, Adek lah. Ternyata emang kehilangan sekali ya, kalo pernah ngerasa berdua, bersama eh tiba-tiba harus sendiri lagi. Gambling banget rasanya, gak bisa ngegosip, gak bisa curhat-curhat dan gak bisa nonton Korea tengah malem. Pas tidur bareng padahal gak enak-enak amat juga, soalnya gak bebas mau ngapa-ngapain, tar dikira kurang ajar lagi di kamar orang seenaknya :p. Kebiasaan yang paling gak aku suka adalah aku selalu ikutin kebiasaan temen sekamarku. Pas sama Badriah, aku bobo cepet tanpa belajar, eh pas sama Adek bobo lama dan tetap tanpa belajar. Huff. jalan keluarku supaya bisa belajar ya emang bobo sendirian tp sekarang aku malah gak bisa mejamin mata, kesepian :(


Tapi daripada kesepianku gak guna, mening aku nulis-nulis atau ngapain ke, yang penting bisa lebih bermanfaat daripada cuma bengang bengong gak jelas. Berharap dalam beberapa jam, ada malaikat yang bersedia dengan ikhlas nganterin makan buat aku malem-malem, atau ada malaikat yang kelebihan pulsa dan mau nemanin sampe aku berani tutup mata. hahaah. Over all, aku berharap Rumah ini atau tepatnya kamar ini semoga jadi kamar kebangkitanku, soalnya banyak banget proyek-proyek yang mau aku tanganin. Muridku juga bertambah banyak loh :D Alhamdulilah yah :p Semoga cita-cita ku dan beberapa temen lain yang juga melakukan hal yang sama bisa terwujud dan semoga kegiatan belajar yang bukan apa-apa sama sekali ini bisa membantu :) Amiiiin ....

Tiba-tiba aku inget seseorang yang unik banget buatku. Dia ngerasa bodoh banget katanya dan dia ngira aku marah besar. Padahal gak sama sekali, sayang aku berhadapan dengan orang yang polosnya gak ketolongan. Hmm jadi entah harus ngerasa gimana. Tapi gak juga deh, aku yakin ko dia juga gak gitu-gitu amat, akunya aja yang suka melebay mikirnya. Semua yang aku pikirin kadang emang lebih bombastis dari kenyataannya dan yang aku baca kadang lebih keren dari maksud si penulisnya sendiri, Hadeeeeh --'

Sekarang kesibukan baruku adalah mencuri waktu untuk melakukan hal lebih yang pasti bombastis. Semoga semua yang aku lakuin gak sia-sia dan bisa membuatnya lebih bahagia dari sekarang :)

Senin, 19 September 2011

Sesuatu Banget ...

Alhamdulilah, Holly DIani udah mengakhiri kegalauannya selama beberapa bulan ini., akhirnya malam tadi dia balikan deh sama Mario, temen satu tutorial baruku itu yg juga temen ku dari dulu pertama di Yogya. Seneng gak seneng sih, seneng karena Holly udah ceria lagi, gak nangis atau minta dipeluk sebelum tidur karena galau. AKu sedih dan takut juga, karena ini berarti Hollly akan menerima kemungkinan mendapat perlakuan yang sama. Kekerasan secara mental dan spiritual karena rasa sayang yang irrasional. Udah berkali-kali aku bilang dan semua orang juga bilang termasuk Pebri Susanti (adek sekaligus tetangga kamar Holly) kalo perasaannya yang irrasional itu gak terlalu baik dan gak sehat tentu aja. Bayangin deh., udah dibikin galau berbulan-bulan, dibikin sakit, dibikin Bete teteeeeeep aja dia belain rasa sayangnya itu. Bahkan mengabaikan semua sahabat-sahabatnya dia. Padahal gak terlalu baik juga sih, cuma aku bisa mengerti. Dulu aku pernah di posisi dia sekarang, sampe akhirnya aku sadar dan mengakhiri semua kebodohan aku, 5 tahun aku dibodohi. Ahhh, bodoh banget.

Sesuatu itu asing, sesuatu itu gak jelas apa entah itu cinta atau ambisi untuk selalu memiliki. Aku gak mau terjebak lagi dengan dua kata itu. Aku udah membuktikannya ko, aku gak mau terlalu larut sama perasaan setan yang kadang gak bisa aku kendaliin. Sekarang, tepatnya mulai malam tadi, aku harus bisa ngurus semuanya sendiri. Aku gak akan kenapa-kenapa cuma karena kehilangan satu orang. Satu orang itu bukan menjadi apa-apa jika dibandingin banyak orang lain yang ada di sekelilingku, aku punya sahabat, aku punya kasih sayang dan banyak temen lain yang selalu dukung aku :)

Hey, hari ini tepat satu minggu loh hidupku terlunta-lunta. Katanya adek sih akan lebih lama lagi, entah 2 minggu atau bahkan sampe bulan depan. Udah gak tahan rasanya sama pandangan penjaga kost adek yang ngeliatinnya mulai sinis. Malah kalo mau masuk kamar atau pergi ke kost harus ngumpet-ngumpet dulu. Hadeeehhhh.. Takutnya entar diusir lagi. Kalo sampe itu terjadi, makin berantakan deh hidup aku. TAdinya aku mau pindah-pindah beneran sih tempat numpangnya, beberapa hari dimana, berapa hari dimana, tp adek marah2, katanya "Sejak kapan kamu gak enakan sama aku, udah deh santai aja ka !" aku malah kena semprot. Hmm oke-oke deh :D Moga-moga orang-orang yang bener-bener bikin aku terlunta-lunta ini segera dibukakan pintu hatinya oleh Allah SWT, kalo aku juga pengen punya hidup normal. yg sekarang terenggut cuma karena takut gelap, takut maling. HAdeeeehhhhh.. dikira aku gak takut apa __' Kemaren aja ba'da magrib aku sampe ditempelin kelelawar jelek waktu aku lewat depan rumahku itu. Aku heboh teriak-teriak sampe bikin santi panik dan kita ngebut-sengebut-ngebutnya. Entah ini pertanda ape, kayanya petanda buruk. Buktinya semaleman aku bete, sekali lagi untung ada adek. Terima kasih ya adek sayang :*

Jumat, 16 September 2011

Rindu Seperti Apapun

Hah, sumpah deh demi apapun, rindu banget sama blog :') Bener-bener baru sempet ngeblog, karena emang baru dapet wifi, inipun manfaatin jam kosong karena jam kuliah yang diundur jadi nanti siang. Sejak pindahan ke rumah baru, musti ke warnet jauh-jauh baru bisa konek. Udah gitu koneksinya males banget jalan. Bikin ogah buka Blog padahal rindu ini penuh keinginan :)

sebelumnya, Minal Aidzin wal Faidzin dulu yah buat semua kesalahan. Apapun. Mohon dimaafkan dan aku juga begitu, akan memaafkan semua kesalahan tanpa syarat, Insyaallah. Lebaran kemaren adalah lebaran paling mengharukan buat aku. Entah kenapa, dulu-dulu aku gak pernah bisa nangis-nangisan kaya saudara-saudaraku yang lain. Baru kemaren air mataku keluar waktu sungkeman sama mama. Hmm sepertinya kedewasaanku memang dekat. Aku beranggapan orang yang nangis waktu lebaran itu punya beberapa penyebab, ngerasa banyak dosa atau mungkin memang sudah bisa berpikir lebih jauh. Alasanku nangis karena alasan kedua aja deh. walaupun ada beberapa alasan lain sampai yang tidak berasalan, tapi yasudah yang penting kita semua bisa menikmati kefitrian di tengah-tengah nikmat Allah SWT.

Balik ke Jogja cepet bagiku adalah keharusan tahun ini. Bukan karena kerja rodi di rumah, bukan juga karena di rumah bangun tidurnya jadi siang. Tapi aku musti beres-beres kamar yang gak kelar-kelar juga. Dengan resiko tinggal sendirian di rumah yang lebih mirip gudang karena bagian depannya belom jadi. Keangkeran yang lain yaitu karena letaknya yang dikelilingin sama semak belukar dan kebun-kebun gak jelas. Hyufff :( Resiko itu sempet kepikiran karena temen satu rumahku kayanya gak mungkin dateng cepet kaya yang dia janjiin. Dan terereng, bener aja. Aku berhari-hari harus luntang-lantung gak jelas, menjadi salah satu penduduk Yogja yang nomaden dan tidak memiliki kepastian apapun untuk pergi. Bener-bener ngerasain gimana rasanya jadi manusia purba yang selalu bepinrah :'(

Sampai hari ini, belum berakhir. Alhamdulilahnya ada Adek yang mau nampung aku di kamarnya. walopun kehidupan ku jadi berubah total, dan begitu juga dial. Aku jadi bangun siang bahkan takut kesiangan, dia jadi bangun pagi bahkan kurang tidur. Hahaha. Maaf ya adek sayang :*

dan sekarang, ditengah keadaan ku yang gak jelas, ditengah nasibku yang penuh ketidakpastian aku udah dengan banyak mimpi-mimpi ku yang lain. Semoga semua berjalan lancar dan nanti setelah ada kepastian akan aku ceritakan semuanya ya :D Aku yakin apa yang sudah mampu kita mimpikan pasti bisa terwujud, ya setidaknya itu keyakinan yang terus membuatku bermimpi.

Bukan cuma aku yang ngerasa gundah gulana dan gelisah basah, tapi juga sahabatku Holly Diani. Akhirnya dia cut down treees sama Mario. Kasian Holly :'( Aku jadi ikut sedih, karena aku pernah ngerasain yang dia rasain sekarang. Tapi yakin deh Hol, yang terbaik itu lah yang terjadi. Apapun, apapun. KAmu tuh baik, cantik, pinter, gak usah takut gak dapet yang lebih baik ya sayang :* Kami bersamamu selalu
*Hugs
Oh

Minggu, 07 Agustus 2011

Mobil Sirkus

Kemarin, tanggal 6 Agustus 2011, hari kedua dari banyak hari yang bikin aku pusing. Hahaha. Dimulai dari pagi yang kesiangan, hadeeeeh. baru tidur sekitar jam 4an coba, yang lain saur, aku nempel bantal langsung gak sadar diri, gak pake itungan menit atau jam, tapi detik :'p Pagi ini rasanya kasur adalah satu-satunya obat mujarab bagi aku. Pagi yang kesiangan ini, aku masih dikejar kegiatan. Aku harus hadir di Pembukaan OSPEK. Hwaaa langsung deh bak bik buk bak bik buk gak jelas. Sampe kampus, Masjid Ulil Albab (masjid besar yang ada tepat diakhir boulvard, jalan utama ke kampus aku) udah penuh sama anak-anak bermuka polos pake baju putih hitam yang bawa-bawa entah tas karung darimana itu. Aku yakin mereka bukan pengemis karena gak mungkin kan di UII ini mengemis masal dengan membawa peralatan disana-sini, eh yap aku benar. Mereka bukan pengemis, tapi mahasiswa baru 2011.

Sejenak merenung ngeliat pemandangan ini. Aku rasa waktu itu begitu ajaib, yang bisa berlalu begitu cepat tanpa kita sadar dan tanpa kita tau. Aku inget banget 3 tahun lalu, aku juga menalami nasib seperti mereka. Harus bangun subuh-subuh, siapin perlengkapan OSPEK yang aku pikir "kurang kerjaan" terus capcus jalan kaki ke kampus karena dilarang naik kendaraan sama kakak angkatan. Emang dasar anak baru polos, aku disuruh suruh nurut aja, disuruh jalan nurut, disuruh ini itu nurut, Hadeeeeeh :'(
Terus sampe kampus masih dibentak-bentak segala, aku sih gak takut sama sekali, sumpah :) Soalnya aku udah biasa mendapat perlakuan lebih kejam dari ini di Paskibra waktu SMA. Ini mah mbak-mbaknya gak bisa marah ko marah to mbak, kan jadi lucu. Bener-bener OSPEK kurang kerjaan :p Oh iya nama OSPEK di UII bukan OSPEK tapi PESTA (PESona indahnya TA'aruf). Abis dimarahin, lanjut deh ngikutin rangkaian kegiatan PESTA yang banyak banget bikin aku mikir, lagi-lagi "kurang kerjaan" hahaha. Tapi itu dulu, sekarang enggak. PESTA itu aku rasa emang penting banget ko. Selain ajang heboh para kakak angkatan yang pengen mejeng, juga untuk pengenalan kami mahasiswa baru ke lingkungan yang bener-bener baru, jauh beda sama lingkungan SMA, ini ajaib buak aku :D Eh sekarang ternyata 3 tahun berlalu, sampe udah ada 3 angkatan yang ada di bawah aku. Hmmm...

Ops lama ngelamun, aku lupa aku harus masuk. Oke aku cepet-cepet ke belakang panggung. dan tereret gak ada anak-anak disana, siapapun,yang ada cuma bapak-bapak lagi ngasih kultum. Hmmm. Bingung. Ditengah kebingungan aku ketemu dengan teman lamaku, Dika. Sekarang dia udah jadi Ketua DPM UII. Mantap! Padahal beberapa tahun lalu, aku inget banget, dia itu temen satu kegiaan aku. Aku ini panitia cabutan karena dipaksa harus jadi MC mendadak dan yang punya kegiatan itu ya Dika. Beda banget tuh anak. Emang deh, kedudukan dan kekuasaan itu bisa bikin orang berubah. Ada perubahan yang baik kaya lebih bisa membawa diri, lebih terarah pembicaraannya, gaya bicara nya terlatih dan banyak lagi. Tapi ada juga perubahan yang gak baik karena jadi so-soan, do penting dan so sibuk. Tapi aku gak gitu loh ..hahaha. Dika bilang, kalo pembukaannya udah selesai dari beberapa waktu lalu :( Aku udah buru-buru tau gak sih, ternyata masih telat juga. Hyuuff. Yaudah deh, aku cabut karena aku harus dateng ke Bakti Sosial di Milad FK ke Muntilan :)

Muntilan itu salah satu daerah yang parah banget kena efek Merapinya. Gak jauh dari Yogya, sekitar 1 jam, bisa dilihat deh dikanan kiri, banyak banget batu-batu besar, ketutup pasir-pasir putih, rumah-rumah terendam tanah dan mengerikan. Kami ngadain Baksos di desa Sirahan, desa yang parah juga kenanya. Indah banget berbagi disini Mulai dari pengobatan gratis, permainan anak-anak dan berlanjut sampe malamnya, ada pengajian bersama. Tujuan dari baksos ini adalah Trauma Healing, makanya acaranya harus dibuat seceria mungkin, apalagi buat anak-anaknya. Moment yang paling aku suka adalah saat kami ngajakin anak-anaknya main, masukin pulpen ke dalam botol, masukin belut, dll. ASik seru :) Anak-anaknya keliatan banget bersemangat dan senang, senyum mereka juga bikin kami senang :D

Sayang, aku gak bisa sampai selese ikut semua kegiatannya, karena besok masih harus banyak kegiatan lagi di kampus. Dan moment pulang inilah yang bikin heboh. Rencana mau jadi anak baik yang sopan santun, aku pamitan sama dokter pembimbing disana yang juga bertanggung jawab dengan kegiatan ini. Eh bukannya, diizinin pulang malah gak dibolehin. Aku gak dibolehin karena harus boncengan motor dengan yang belum mukhrim dan bla bla bla. Terus aku diungsiin ke mobil March ping nya adek angkatan aku, Rani. Yang bikin heboh adalah sebelum aku dateng mobil itu udah kebingungan gimana cara nampung 7 orang yang badannya gede-gede. Eh aku dateng, tuh moil makin bingung dan orang-orang seisinga juga heboh gak karuan. Tapi mau gimana, ini satu-satunya cara aku bisa pulang. Adeeeeek tolongin mbak dek, aku ngerengek :'(

Akhirnya aku gabung juga sama mereka, dan konsekuensi badan kecil, aku dipangku dipaling atas, tepatnya di sela-sela antara dua kursi didepan. Kaki aku cape nekuk, badan aku cape nahan, aku gak mau yang dibawah ku kesiksa keberatan, jalanannnya gak nyantai banget soalnya, bergelombang dan uh panjangnya setengah maaf deh. Mobil itu udah kaya mobil sirkus yang nampung banyak mahluk didalamnya, gimana gak kaya mobil sirkus, kacanya tuh transparan bo, kaca aquarium -_____- dari awal jalan sampe akhir jalan penantian kami ga ada yang bisa diem, ada yang sibuk nahan buang angin, ada yang sibuk nahan berat badan, semuanya ditahan. Oh God !

Untung atraksi mobil sirkus ini gak sampe Jogja, kalo ampe berlanjut ke Jogja, sumpah demi apapun, aku gakbisa keluar karena kaki aku udah terlanjur kelipet. Aku tetep boncengan motor dan capcus ke XXI. rencana sih cuma mau beli tiket, tapi apa daya ternyata takdir berkata lain. Dengan baju penuh debu abis daerah berdebu, dengan sepatu kotor abis main-mainan belut, aku nonon Harry Potter juga :) Aaaah senangnya. Bodo deh orang mau liat aku semacam apa, yang penting aku ngerasa, aku masih berwujud manusia. Ngagagagagak. Hidupku gak pernah putus dan hidup dari pagi sampe malam. Oke deh, walopun aku dapet tempat duduk kedua dari depan jadi harus sedikit menahan pegel, setelah tadi nahan berat badan, soalnya harus sedikit menganga gitu. maklum badanku terlanjur mungil. Untungnya 3D, kalo gak  mungkin aku ujung-ujungnya putus asa nahan pegel dan memutuskan untuk tidur kaya orang disamping aku. Siapa yaa???

Sekian ceritaku (apa ceritamu) dan SELAMAT MALAM INDONESIA :)

Sabtu, 06 Agustus 2011

Pengen Jadi Tega !

Kalo ditanya, hey dik kamu mau jadi apa ? Pasti si adik nya langsung jawab dengan semangat, aku ingin jadi polisi ka ! atau variabel polisi bisa diganti dengan dokter, kameramen, manajer dan sebagainya. Kalo pertanyaan itu sekarang dilontarkan ke aku, aku akan jawab dengan lantang "Aku pengen jadi orang tega!"

Karena menurutku jadi orang yang gak enakan kaya aku sekarang gak selalu baik, gak selalu bikin orang lain seneng. Dan aku udah ngalamin sendiri, contohnya hari ini. Kelemahanku adalah aku gak ngerasa jadi orang sibuk yang harus bikin agenda untuk nyusun semua jadwal kegiatan, padahal bikin jadwal itu bukan cuma jadi kewajiban bagi orang sibuk, tetapi jua bagiku. Semakin banyak hal yang ingin aku dapatkan, konsekuensiny adalah semkin banyak juga kegiatan yang harus aku lakukan. Terkadang saking banyaknya, ditambah sifat lupa aku yang gak ketolongan, satu persatu kegiatan penting itu kelewat dan bahkan saat aku nyadar, eh udah selesai semua, aku terlambat. Hal ini semakin diperberat dengan sifat gak enakan aku, yang gak bisa nolak dengan gampang ajakan orang. Cuma mau bilang "Enggak" aja aku susahnya minta ampun, aku sampe harus bener-bener mikirin alasan yang tepat dan gimana cara ngomongnya biar gak ngecewain orang. Tapi kebanyakan, gak gitu kejadiannya. Faktanya adalah aku "lupa" dan "gak ngerasa" punya kegiatan dan "aku gak enak" nolak akhirnya semua kegiatan aku tabrakan sana sini, gak karuan :'(

Ya begitulah, pelajaran yang aku ambil selama ini, berkali-kali. dan hari ini ini menjadi boomerang untuk aku. Hari ini adalah hari yang panjang dan penuh dengan pilihan sulit bagiku. Aku punya 4 agenda dalam waktu yang bersamaan. 1. Ten Sister dan anak-anak PPH udah ngeagendain buat buka bersama di Panti Asuhan, 2.Pada jam yang sama Adek, Holly, mas Adit dll juga udah beli tiket untuk kami nonton bareng, 3.Pada jam yang sama aku harus ketemu dokter penguji aku, karena ada beberapa buku yang ingin beliau pinjamkan padaku untuk aku baca, 4. Agenda yang lain adalah mengenai bisnis kecil-kecilanku untuk menyediakan semua keperluan OSPEK di UII bareng Badriah dan temen-temen satu timnya, yang harus diselesakan malam ini juga, karena besok pagi OSPEK udah mulai dan kami cuma punya waktu kurang dari 12 jam.
Hwaaaaa, mau pecah rasanya, aku harus gimana :'( Apa aku harus kabur dan pura-pura amnesia? Atau aku harus pura-pura sakit dan kepalu kebentur sampe akhirnya aku amnesia beneran ? Ahhhh bingung. Bukan bingung mau ikut gak, aku bingung gimana cara nolaknya. Aku sadar sih, ini bagian dari kesalahanku yang gak bisa tegas dan tega untuk bilang "Maaf, gak bisa" ini tiap diajak ini Oke, itu OKe, yaudah begini deh nih jadinya. Semua malah berantakan, padahal aku juga manusia yang memiliki banyak keterbatasan. Salah atu keterbatasan manusia adalah gak bisa ngebagi diri menjadi beberapa bagian dan gak bisa juga tinggal "Tring" ilang dan tiba-tiba udah pindah tempat. Aku sadar aku manusia, aku bukan jin dan aku salah :'(

Hari ini aku harus milih, mana yang bener-bener mendesak untuk aku, dan dengan keputusan ini aku juga harus menerima kekecewaan dari banyak orang. Walaupun aku percaya sih, semua temen-temenku baik pasti maafin aku, iya kan ? hehehe. Keputusanku adalah tereng terang !!! .... aku ngejalain bisnis aku (karena ini emang proyek lamaku dan aku gak mungkin Mundur karena ini ada pun salah satunya karena gagasan aku) dan ketemu dengan dr. Mutrasih (ini menyangkut masa depanku kawan). Yap, aku milih untuk ngejalanin dua kegiatan itu aja, karena kredibilitas aku benar-benar dipertaruhkan. Kalo sampe aku lewatin, aku bukan cuma ngecewain orang tapi juga ngecewain diri aku sendiri yang bisa-bisanya ngorbanin tanggung jawab demi kesenangan.

Hasil dari pilihan aku, aku gagal nonton Harry Potter padahal cuma kali ini ada orang yang bener-bener mau ngantriin buat beliin aku tiket. Maklum, di Jogja laku banget, sampe gak pernah sepi tuh loket dari antrian. Bikin gerah -___- aku juga gagal ngunjungin panti, tapi untungnya gak cuma kali ini ada buber di panti, masih ada besok bareng anak-anak DPM dan LEM FK, so aku gak terlalu kecewa :')

Pilihanku juga berimbas pada jam kerja aku yang harus lembur. Setelah pulang ujian yang bikin mata sepet, aku langsung capcus belanja semua keperluan untuk OSPEK sampe kira-kira sebelum Magrib gitu. Gak lama aku capcus ketemu dr. Moetrasih, penguji ku. Oh iya, mengenai dokter ku satu ini, yang bikin aku bilang "Subhanallah" Aku salut banget loh sama beliau. Beliau emang gak muda lagi tapi pinternya bukan maen loh. Koleksi bukunya aja segudang bo, nih aku dipinjemin banyak. Asiiiiik :D Beliau baik deh .. hehehe.Aku kira bakalan lama, tapi alhamdulilahnya engga. Selesai konsultasi KTI, aku balik lagi ke kost dan bikin Co Cardnya Maba Miba yang udah pada pesen ke aku dan timku, bugkus-bungkus dan lain lain sampe pagi -____-'

Sampe detik ini, aku belum tau gimana nasibku selanjutnya, karena setelah ini aku masih harus Baksos di Muntilan dan dateng ke pembukaan OSPEK. Ahhhhhhhmmmm semoga aku baik-baik aja Tuhan. Oh iya, mengenai tega. Aku selalu gak tega dan gak bisa nolak sesuatu. Aku tau itu gak baik, tapi aku takut ngecewain orang dan sesungguhnya dengan aku begitu padahal ujung-ujungnya aku tetep ngecewain orang juga. Tuhan, tolong rubah sifat aku yang ini,, gak nyaman banget nih :( Insyaallah aku akan berusaha jadi orang yang lebih baik lagi deh :') Selamat sahur Indonesia :)

Rabu, 03 Agustus 2011

Lovable Man

Kamu tau gimana rasanya gelisah nunggu pengumuman penerimaan kerja atau penerimaan masuk sekolah favorit atau pengumuman kelulusan ?
Gak bisa diem, berkali-kali liat internet atau handphone atau nunggu telepon rumah bunyi dan mendadak kita berubah menjadi penderita gangguan jiwa tipe obsesif kompulsif yang melakukan banyak kegiatan yang sama berkali-kalai tanpa ada kemampuan untuk mencegahnya, semacam takut kena penyakit menular sehingga harus cuci tangan berpuluh-puluh kali.
Itulah yang aku rasain saat aku nunggu kabar dari laki-laki ku :)
Tiap handphone bunyi, semangat banget buka nya, tapi langsung manyun lagi kalo tau ternyata bukan kamu, dan itu terjadi entah berapa ratus kali. Kejadian seperti itu seharusnya sudah membuat suatu sistem memori dan aku gak lagi ngelakuin hal yang sama. Tapi sayang, perasaan aku udah gak bisa nampung memori baru, karena sudah penuh dengan cerita tentang kamu laki-lakiku.

Kamu tau gimana rasanya kehilangan barang yang paling kamu sayang karena keteledoran, atau kehilangan salah satu bagian tubuh kamu karena harus dioperasi ?
Rasanya lebih seperti kekosangan yang fatal. Ngerasa gak ada lagi yang bisa kita lakuin dengan keadaan kita sekarang. Rasanya semua yang indah berubah jadi nestapa dan kenistaan yang paling nista pada saat itu adalah sekedar tertawa.
Begitulah kira-kira rasanya saat aku jauh dari laki-lakiku :)
Banyak kegiatan aku yang gak jalan, bukan karena aku terlalu cape atau ketiduran tapi karena semua waktuku tersita untuk mikirin kamu dan terus berharap kamu akan cepat kembali disampingku. Bahkan teman-teman yang ada disekitarku tidak jarang ikut kena imbasnya dan gak dapet sedikit senyumpun dari aku. Bukan karena aku berubah jadi mahluk menyeramkan tapi karena rasanya gak ada alasan lagi untuk aku tersenyum karena senyum itu pergi seiring dengan kepergianmu.

Kamu tau gimana rasanya kepepet pengen buang air ke kamar mandi saat lagi di jalan dan menjelang detik terakhir masuk ke kamar mandi ? Atau saat kamu kepepet harus pinjem uang karena perut kamu laper tapi isi kantongmu gak cukup untuk beli makan ?
Kayanya saat kaya gitu, gak ada lagi yang lebih baik dan lebih diinginkan selain masuk kamar mandi atau masuk tempat maka kan. Gak ada lagi di dunia ini yang paling mebahagiakan kamu selain memnuhi hasrat kamu buang air atau makan ngilangin laper.
Ya itulah, yang aku rasain saat aku rindu pada laki-lakiku :)
Gak ada yang lebih membahagiakan aku selain ucapan "Hallo" dari kamu. Gak ada lagi yang lebih membahagiakan selain tulisan "Lagi apa sekarang?' dari kamyu.
Semua itu bergitu berharga dan membuat aku nyaman, meskipun kamu tidak pernah menyadari itu.
Begitu berharganya kamu bagiku, hingga pulsamu berkisar 300 rupiah itu bisa sangat berharga bagiku lebih dari apapun yang aku punya saat itu.

Kamu tau laki-lakiku ?
Ucapanku, "aku benci kamu" "aku gak kangen sama kamu" "aku sebel sama kamu" "kamu jahat" dan sebagainya, itu lebih terdengar sebagai rengekanku yang ingin mendapat perhatian lebih darimu karena kamu mungkin sudah ku anggap terlalu sibuk dan tidak memperdulikanku lagi.
Kalimat itu lebih terderngar sebagai teriakan bahwa sesungguhnya aku membutuhkanmu.
Kamu tau bahwa semua kata-kata kasarku itu tidak dari hatiku yang terdalam, itu adalah sebagian kecil kata cinta dan sayang yang aku modifikasi untuk menutupi egoku. 
Itu penting bagiku, aku tidak ingin kamu melihatku begitu mengharapkan kehadiranmu meskipun itu memang benar. aku begitu malu jika kamu melihatku begitu. Kamu tau kan aku tidak lebih dari seorang gadis pemalu yang menggunakan senyumnya untuk mengiyakan sesuatu dan manyunnya untuk menidakkan sesuatu. 
Tetapi saat aku bilang "aku sayang kamu" "aku kangen" dan sebagainya
itu jauh lebih mewakili seluruh perasaanku padamu laki-lakiku. Kadang kala, aku gusar bila tidak mengucapkan kata-kata itu padamu dan kamu tau sulit sekali rasanya menahan rasa lama-lama. Kadang keinginanku untuk melihat betapa kamupun menyayangiku mendorongku untuk jujur bahwa hanya kamu yang bisa membuatku dalam kegalauan hingga ujian saja tidak cukup membuat aku sadar bahwa galau tidak sepantasnya ada.
Aku begitu nyaman jika kata-kata yang sama keluar darimu, indah sekali dan itu cukup sebagai endorfin yang membangkitkan semangat ku untuk menjalani hari-hariku yang berat.

Aku begitu menyayangi laki-lakiku, lebih dari yang dapat aku gambarkan dengan kata-kata.
Kamu tau itu kan ? Iya semoga :))

#edisiGombalGagal Pre dua ujian hari ini
Tapi ini jujur namun dengan pe-lebay-an disana-sini :D

SELAMAT BERPUASA LAKI-LAKI KU :)