Sabtu, 31 Mei 2014

Jatuh Bangun Jatuh Lagi (Lagi) ...

Gak semua yang kita usahakan itu bisa dengan mulus kita dapet
Gak semua yang kita mau bisa langsung ada
Gak semua yang kita inginkan bisa langsung terjadi
Hidup itu ya begini, jatuh bangun, jatuh bangun, lagi dan lagi ...
Tapi yang terpenting adalah, usaha kita untuk memperjuangkan apa yang kita anggap benar
Untuk mengusahakan hak-hak kita setelah semua kewajiban terpenuhi
Untuk mengusahakan apa yang seharusnya kita miliki
Hidup itu ya usaha !

Memang, kita diajarkan untuk bersabar dan tawakal
Tapi sabar tidak berarti menerima dengan pasif apa-apa yang terjadi
Sabar itu tidak berarti diam
Sabar itu menerima hasil setelah berusaha dengan maksimal
Begitu juga dengan tawakal
Setelah berusaha baru tawakal

Begitu juga dengan urusan jodoh,
Kalau sudah berusaha sebaik-baiknya tapi ternyata putus ya gak usah maksa
Kalau sudah berusaha sebisa-bisanya bertahan tapi akhirnya pisah ya gak usah maksa
Kalau sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bersama tapi gak jodoh terus bisa apa ?
Yang penting, kita udah usaha kan?
Soal jodoh atau gak, bisa seumur hidup atau gak itu udah diatur sama yang Maha Pengatur
Kita sebagai manusia cuma bisa sampai tahap sabar dan tawakal :)

Kamis, 22 Mei 2014

Ujian :)

Laki-laki diuji saat memiliki segalanya,
Saat laki-laki itu punya tahta, harta, dan bebas memilih wanita

Perempuan diuji saat laki-lakinya tidak memiliki apa-apa,
Saat perempuan itu masih muda, cantik, dan masih punya banyak kesempatan untuk mendapatkan pasangan yang lebih dan lebih lagi

Orang tua diuji saat memiliki banyak hal
Juga saat tidak punya apa-apa untuk dibanggakan

Anak-anak diuji saat orang tuanya bukan siapa-siapa,
Saat susah untuk maju, susah untuk bersekolah, susah untuk melangkah

Saudara diuji saat hidupnya berkecukupan,
Saat dirinya memiliki semua yang dibutuhkan, sedangkan saudaranya yang lain terpuruk

Sahabat diuji saat sama-sama terjebak dalam satu persaingan,
Saat maju bersama tapi jatuh, atau mundur sendiri dan membiarkan sahabatnya yang lain berjuang sendirian

Teman diuji saat teman yang lain ada dalam kesulitan,
Saat maju sendiri juga bisa tapi meninggalkan temannya yang lain atau maju bersama tapi mundur satu langkah

Ada banyak bentuk ujian dalam hidup,
Ya kebahagiaan, kesedihan, keterpurukkan, keberhasilan,
Semuanya ujian ...
Bagaimana bisa bertahan dalam kesempitan
Bagaimana bisa tetap menunduk saat di puncak
Bagaimana tetap solid dalam kesulitan
Bagaimana tetap menjaga dalam perpecahan
Bagaimana tetap percaya dalam kegentingan
:)

Senin, 19 Mei 2014

MAY (be)

Bulan MAY ini adalah bulan yang penuh dengan berbagai kemungkinan
Bulan yang bener-bener menjleb-jlebkan hati banyak orang
Bulan yang hectic banget buat banyak orang
Termasuk saya...

MAY(be), apa yang kita jalanin bukan jalan yang terbaik
MAY(be), apa yang kita lakuin bukan hal yang paling benar
MAY(be), apa yang kita kerjain bukan sesuatu yang bijaksana
Tapi, setidaknya kita selalu dan selalu mencoba untuk melakukan apapun yang terbaik yang bisa kita lakukan, bukan cuma diem, ngedumel atau ngompor-ngomporin di belakang ...  ya walaupun entah hasilnya seperti apa ...

MAY(be), apa yang kita pikirin sekarang bukan sesuatu yang benar
MAY(be), apa yang kita pendam sekarang bukan sesuatu yang baik
MAY(be), apa yang kita rasain sekarang bukan sesuatu yang paling istimewa
Tapi, setidaknya kita selalu dan selalu mencoba untuk membuka mata, hati, dan telinga kita untuk banyak hal di luar yang mungkin mendukung atau menjatuhkan yang bisa jadi postif ataupun negatif, tapi yang jelas .... semua itu bisa membuat kita jauh lebih kuat lagi, lagi, dan lagi ...

MAY(be), dalam pandangan orang lain kita banyak minusnya
MAY(be), menurut pendapat orang lain kita banyak salahnya
MAY(be), bagi beberapa orang kita selalu gak beres
Tapi, yaudah ... terima dan simpen semuanya, baik dan buruk, jelek dan jelek banget, ya semuanya
Yang jauh lebih penting adalah kita sudah dan selalu mencoba untuk memperbaiki diri dari hari ke hari, dari waktu ke waktu ...
Toh, kita gak akan pernah bisa membahagiakan semua orang
Kita gak akan pernah bisa memuaskan semua orang
Kita gak akan pernah bisa membuat semua orang suka dengan cara kita

MAY(be), ya hidup ini penuh dengan kata MAY(be)
Terlalu banyak kemungkinan
dan dari semua kemungkinan itu, kita cuma bisa milih mau dijalanin atau gak
kita cuma bisa milih mau diambil atau ditinggal
kita cuma bisa milih mau maju atau mundur
karena sebelum kita nyoba kita gak akan pernah tau mana jalan yang bener mana jalan yang salah
sebelum kita nyoba kita gak akan pernah tau apa yang udah kita lakuin ini bener atau gak

Selama itu gak ngerugiin orang
Selama gak bertentangan
Selama kita pikir itu baik
MAJU aja terus, pantang mundur
Allah gak tidur dan cuma Dia yang bisa ngukur seberapa jauh kita melangkah, sebarapa keras kita mencoba, seberapa maksimal kita berusaha ...

Manusia ?
I dont think so .. 


Sabtu, 17 Mei 2014

Allah Yang Maha Baik,

Allah Yang Maha Baik
Hari ini, seluruh mahasiswa FK UII first taker ikut UK Exit Exam AIPKI yang katanya masih belum legal dan isu-isunya kami semua di blacklist ... 
Tapi kami semua bisa apa ?
Sudah maju ke Jakarta berusaha cari jawaban, dan ternyata apa?
Sampai detik ini nasib Dokter Muda Indonesia masih diombang-ambing ...
Apapun dicoba, karena semua abu-abu
Kami sama sekali tidak punya pilihan lain,
Yang ada didepan mata, ya itu yang dijalani ...

Allah Yang Maha Baik
Tiga setengah tahun kami duduk di bangku kuliah, 
Dua tahun menjalani masa Co Ass
Setelah itu, tidak juga langsung lulus dan bisa praktek (mimpi aja)
Kami masih harus bimbingan berbulan-bulan untuk menghadapi satu hari seperti hari ini
Rasanya .... entah apa ....
Perjuangan yang 5 tahun (lebih) rasanya tidak ada harganya, karena tetap hasil hari ini yang menentukan, seberapa lama lagi waktu yang harus dihabiskan untuk menjalani proses yang sudah cukup panjang ini
Karena setelah lulus pun masih ada 1 tahun lagi masa Internship ...

Allah Yang Maha Baik
Sesungguhnya apapun prosesnya kami akan menjalaninya
Sesungguhnya seberapa lamapun itu kami bisa menunggu
Kami sadar, apapun yang kami pilih akan ada konsekuensinya begitu juga dengan pilihan menjadi dokter ...
Tapi bagaimana dengan orang tua dan keluarga kami ?
Yang sudah menggantungkan harapannya di pundak kami
Yang sudah mengucurkan air mata demi kami
Yang sudah memeras keringat untuk membiayai kami
Yang selalu bersimpuh kepadaMu demi mendoakan keberhasilan dan kesuksesan kami
Yang ingin melihat kami, anak kakak atau adiknya lulus ...

Allah Yang Maha Baik,
Kami yakin, semua yang telah kami lakukan akan ada balasannya
Semua yang telah kami usahakan akan ada bayarannya
Semua yang telah kami doakan akan ada jawabannya
dan Semua yang telah kami pasrahakan akan menemukan jawaban yang terbaik
karena Engkau, Allah yang Maha Baik ...

Kami mohon ya Allah, jangan biarkan semua usaha kami, usaha orang tua kami, doa dan pengharapan kami, orang tua kami, serta guru-guru kami sia-sia ...
Kami mohon ya Allah, berikan lah kami semua kelulusan
Mudahkan dan lancarkan jalan kami Ya Allah
Karena, tiada daya dan upaya selain Kebesaran dan KekuasaanMu
Allahku Yang Maha Baik ...

AMIN :)


Sabtu, 03 Mei 2014

Perjuangan !

FK

Silahkan di download ya, semoga jalan kita dimudahkan dan diridhoi Allah SWT
Aminin :)

Selasa, 29 April 2014

Gonjang-Ganjing UKDI

Siapa yang bilang jadi dokter itu selalu enak, bakalan banyak uang, gampang, hidupnya bahagia terus, anti susah,  siapa yang bilang ? BANYAK -.-
MUNGKIN, memang ada yang (kebetulan) dokter, selalu hidup enak, kaya raya dan sebagainya, tapi ya gak bisa juga di generalisasi kan ?
Karena dokter hanya profesi
Sedangkan yang menjalani profesi itu tetap manusia...
Yang berasal dari latar belakang berbeda
Yang memiliki berbagai macam motif
Yang memiliki tujuan dan cita-cita yangt tidak sama
Yang juga MEMILIKI KEKURANGAN ...

Karena,
Rizki sudah ada yang mengatur, jadi apapun itu profesinya ya sama aja, cuma jalann untuk dapetin rizkinya yang berbeda

Karena,
Kebahagiaan itu bergantung sama pribadinya sendiri
Bagi yang melihat bahagia itu dekat maka akan dekat
Sedangkan bagi yang melihat sebaliknya ya gak akan ngerasa bahagia

Karena,
Semuanya kembali lagi pada masing-masing orang
Hidup akan enak, kalau yang jalanin bilang enak
Hidup gak akan enak, kalau terus-terusan mikir gak enak

Karena,
Bukan profesi dokternya yang merubah segala-galanya
Tapi, bagaimana pribadi masing-masing dalam profesi dokternya itu bisa mengubah segalanya :)

Bahwa menjadi dokter,
Bukan sebatas jas putih, mobil, stetoskop, jaga malam, penelitian, jasa medis, dan apapun itu yang terlihat dari luar,

Menjadi dokter adalah belajar bagaimana menghormati dan menghargai hidup dan kehidupan
Menjadi dokter adalah bagaimana untuk selalu do no harm !
Menjadi dokter adalah menghargai pilihan dan pendapat pasiennya
Menjadi dokter adalah selalu berusaha berbuat yang terbaik dalam bidang keilmuannya
Menjadi dokter adalah berusaha untuk mengambil resiko terkecil dari banyak resiko yang ada
Menjadi dokter adalah komitmen untuk selalu memberi pelayanan, bagaimanapun keadaannya
Menjadi dokter adalah tentang tanggung jawab atas nyawa manusia

Bagi sebagian menjadi dokter adalah mimpi dan cita-cita
Sedangkan bagi sebagian yang lain menjadi dokter adalah sebuah tuntutan
Dimana, dokter dituntut untuk selalu bisa berkata benar
Untuk selalu bisa menjawab pertanyaan
Untuk selalu bisa "seakan-akan" sempurna
Padahal, kembali lagi ... dokter adalah profesi yang menjalaninya tetap manusia biasa ...

Menjadi dokter mungkin mudah bagi sebagian orang, tapi bagi sebagian yang lain penuh perjuangan
Mulai dari biaya pendidikan,waktu yang panjang, tenaga juga pikiran
Setelah belajar 3.5 tahun
Koass 2 tahun
Masih harus UKDI yang untuk periode sekarang belum jelas bagaimana kelanjutannya dan kapan akan dilaksanakannya ... entah harus menunggu berapa lama lagi
Post UKDI, masih ada internship selama 1 tahun yang gajinya di beberapa daerah kadang dibayar per-3 bulan
Perjalanan yang cukup panjang kan ? :)
Dan tentu perjalanan yang panjang itu gak gratis, semua ada harganya ...

Tidak bermaksud untuk mengeluh atau mengadu
Tidak bermaksud untuk membuat profesi dokter berbeda dari profesi lain
Tidak juga bermaksud untuk membuat opini bahwa menjadi dokter itu istimewa, susah, atau opini negatif apapun yang muncul

Saya mengerti bahwa, pendidikan yang lama, harga yang tidak sedikit adalah konsekuensi logis  profesi dokter mengingat dari tanggung jawabnya yang super wow itu ...

Tetapi yang menjadi poin disini adalah :
Bahwa calon dokter yang ada sekarang, yang sudah melalui pendidikan panjang masih harus menunggu kepastian tentang uji kompetensinya, agar bisa lulus ... dan itu sangat meresahkan ...
Bahwa, dokter yang dituntut untuk ini itu adalah golongan yang kadang kurang mendapat perhatian dan kurang mendapat apresiasi
Bahwa, seringkali dokter justru menjadi profesi yang selalu ada di pihak yang salah

Saya hanya berharap,
Dalam waktu dekat, UKDI mendapat kejeleasan, dan undang-udang yang mengatur tentang UKDI dapat disusun ... agar mahasiswa kedokteran angkatan seterusnya tidak lagi mengalami kebimbangan dan kebingungan seperti angkatan sekarang ini,
Semoga apapun keputusan yang diambil adalah keputusan yang terbaik bagi semua pihak
Semoga sistem pendidikan dokter menjadi semakin baik dari waktu ke waktu
Semoga sistem pendidikan dokter cukup untuk mendidik dokter yang dapat menjawab harapan dan tuntutan yang ada
Semoga dokter-dokter di seluruh dunia selalu dapat menjadi agen kesehatan, agen perubahan, yang senantiasa menjalankan praktek kedokterannya dengan baik
Semoga dokter-dokter di seluruh dunia selalu mendapat keberkahan, kemudahan di setiap urusan, dan disukseskan dalam praktek kedokterannya

AMIN :)



Kamis, 03 April 2014

Uji Kompetensi Dokter Indonesia

How's that UKDI ?


Sebelum tau UKDI itu apa, dan macem-macemnya gimana kita bahas dulu tentang Pendidikan Dokter di Indonesia.  Menurut UU No 20 Th. 2013 tentang Pendidikan Dokter. Pendidikan dokter adalah usaha sadar dan terencana dalam pendidikan formal yang terdiri atas pendidikan akademik dan pendidikan profesi pada jenjang pendidikan tinggi yang program studinya terakreditasi untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang kedokteran atau kedokteran gigi. 

Pedidikan dokter ini memiliki beberapa tujuan yang mulia, antara lain :
1. Menghasilkan Dokter dan Dokter Gigi yang berbudi luhur, bermartabat, bermutu, berkompeten, berbudaya menolong, beretika, berdedikasi tinggi, profesional, berorientasi pada keselamatan pasien, bertanggung jawab, bermoral, humanistis, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial, dan berjiwa sosial tinggi;
2. Memenuhi kebutuhan Dokter dan Dokter Gigi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia secara berkeadilan; dan
3.Meningkatkan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran dan kedokteran gigi

Semua tujuan ini yang kemudian menjadi landasan pendidikan seorang dokter. Itu kenapa, pendidikan dokter di dunia ini rata-rata memakan waktu yang lama. Karena dokter tidak hanya bertanggung jawab atas nyawanya sendiri, tidak hanya bertanggung jawab atas keilmuannya, dan tidak hanya mementingkan kehidupan pribadinya, tetapi juga atas nyawa orang lain, atas moral dan etika, serta mementingkan kepentingan orang banyak terutama pasien.

Belum lagi, di beberapa daerah dokter masih  dianggap sebagai profesi yang WAH. Seorang dokter dianggap orang dengan pendidikan yang sangat tinggi, bisa diandalakan, dan seharusnya memiliki sikap dan moral yang tinggi juga. Maka, tidak jarang di beberapa daerah ada dokter dianggap bermasalah karena melakukan hal-hal yang dianggap kurang pantas, misalnya sekedar garuk-garuk kepala, atau bersendawa, atau hal lain yang manusiawi dan sah-sah saja dilakukan orang lain tetapi menjadi aneh dilakukan seorang dokter, KENAPA ? Balik lagi, karena dia adalah dokter :) That's it.

Dalam pasal yang sama juga diatur bagaimana syarat untuk melaksakana pendidikan dokter, bagaimana cara penerimaan mahasiswa baru, syarat dan kuotanya, serta bagaimana proses pelaksaaan pendidikan dokter di masing-masing Fakultas seluruh Indonesia. Pengaturannya sangat holistik dan terperinci, ya memang harus begitu karena untuk memastikan semua lulusan dokter memiliki output yang sama berarti input dan proses juga harus memiliki standar yang sama. 

Pada Pasal 36 disebutkan untuk menyelesaikan program profesi dokter atau dokter gigi, Mahasiswa harus lulus uji kompetensi yang bersifat nasional sebelum mengangkat sumpah sebagai Dokter atau Dokter Gigi. Dilanjutkan dengan pasal 37 : Mahasiswa yang telah lulus program profesi dokter atau profesi dokter gigi wajib mengangkat sumpah sebagai pertanggungjawaban moral kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan tugas keprofesiannya.

Well, Saya termasuk golongan orang-orang yang setuju dengan diadakannya uji kompetensi atau yang biasa kita kenal dengan Uji Kompetensi Dokter Indonesia. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa, mulai dari input, kemudian proses akan menentukan bagaimana outputnya dan proses penyeleksiannya itu ada pada UKDI ini. Dengan sistem UKDI yang baru yang sudah mulai ditetapkan yaitu sistem exit exam, dimana jika ada salah satu tes yang gagal maka tidak bisa melanjutkan proses dan harus mengulang, ditambah standar kelulusan yang cukup tinggi 6.6, juga proses yang dibagi menjadi dua tes yaitu CBT (Computer Based Test) dan OSCE diharapkan pelaksanaannya akan menjadi jauh lebih baik dan lebih jelas. Seperti, jadwal dilaksanakan try out, jadwal dilaksanakan pendaftaran, ujian, pengumumann, penyerahan berkas dan lain sebagainya. Karena sering kali, kami mahasiswa dibingungkan dengan pengumuman yang mendadak, tidak sesuai jadwal atau malah jadwalnya sangat abu- abu.

Hal yang abu-abu ini yang tidak jarang menjadi masalah baik bagi mahasiswa maupun Fakultas.  Maka, bagaimanapun standarnya dinaikkan saya sangat berharap UKDI tahun 2014 ini dapat berjalan dengan sukses, bisa meluluskan dengan baik dan bijaksana, dan yang paling penting saya dan teman-teman first taker FK UII bisa lulus maksimal juga teman-teman sejawat lain di seluruh INDONESIA. AMIN :)


Senin, 31 Maret 2014

The Most Amazing Thing Called ...

You know what is the most amazing thing called ?

The most amazing thing called PARENTS !!!


Parents are the only who can accept you whoever you are
Parents are the  only who always love you the most however you are
Parents are the only who always give you everything they have no matter what
Parents are the only who have  many ways to support you whenever you are

Even your parents have nothing but they'll always give you everything
Even your parents gotta sick but they'll always keep you health
and the MOST AMAZING is
Even you're too busy to care, but they'll always care about you the most

If you're looking for your true love, just go home and hug your parents
If you're looking for your trully fan, just go home and kiss your parents
If you're looking for the one who always pray for you, just go home and you'll find
If you're looking for the one who always wanna make you happy, just go home and you'll see ...

I LOVE MY PARENTS <3
God, I hope You'll always bless, protect and save them
I hope You'll always make them happy and health

Because,
I have to give them back too many things and I need more more more time
I have to make them proud of me as I proud of them and I need You to help
I have to make them happy to have me as I really happy to have them,so please give me a chance

Amin :)




Sabtu, 22 Maret 2014

Semudah itu,

Menyakiti dan tersakiti adalah hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari
Karena menyakiti tidak harus dimulai dengan niat
Menyakiti tidak selalu berasa atau dengan sengaja
Menyakiti tidak selalu identik dengan kekerasan

Membahagiakan dan terbahagiakan juga hal yang biasa 
Karena membahagiakan juga tidak selalu dimulai dengan niat
Membahagiakan tidak juga selalu berasa dan dengan sengaja
Membahagiakan tidak selalu identik dengan kemewahan

Menyakiti dan membahagiakan itu mudah,
Semudah berbohong
Semudah ingkar janji 
Semudah tidak mementingkan kepentingan orang
Semudah menganggap orang lain tidak ada
Semudah menjatuhkan dan mengecewakan orang lain
Semudah membuat orang menangis
Semudah membuat orang tertawa
Semudah memberi
Semudah menerima
Setidaknya bagi sebagian orang memang semudah itu,

Yang sulit itu adalah :
Menyembuhkan luka orang yang tersakiti dalam
Mengembalikan kepercayaan orang yang kecewa dalam
Mengembalikan perasaan yang mulai pudar

:)

Minggu, 16 Maret 2014

Ada Plus Ada Minus

Dalam hidup apapun itu pasti ada yang namanya Antonim
Pro - Kontra
Atas - Bawah
Plus - Minus
Nah plus - minus ini yang ngaruh banget buat milih pasangan 

Beberapa orang beranggapan sebaiknya punya pasangan yang punya jenis pekerjaan  yang sama, karena akan bisa saling dukung, saling bantu dan sinergis karena punya satu tujuan yang sama, masalah yang sama dan well gak perlu lagi sibet-ribet ngejelasin satu-satu ini itu artinya apa, atau harusnya gimana ...

Tapi beberapa yang lain beranggapan memiliki pasangan dari jenis pekerjaan yang sama itu membosankan, karena entah di tempat kerja, entah di rumah akan ngomongin hal yang sama, sampai pada akhirnya ada di titik jenuh. Akan lebih enak memiliki pasangan dengan jenis pekerjaan yang berbeda, karena disitu akan bisa saling mengisi, memberi dan menerima pendapat dari sudut pandang yang berbeda, walaupun pada akhirnya mungkin bisa miss tapi ya minimal ada yang nenangin karena gak menghadapi masalah yang sama ...

Dua pendapat tadi gak ada yang salah sih, tergantung gimana kita mikir dan ngadepinnya aja
Karena semuanya pasti ada plus dan minusnya
Dari jenis pekerjaan yang sama atau beda kalo emang udah cocok dan nyaman ya jalan
Dari jenis pekerjaan yang sama atau beda kalo emang keduanya bisa saling ngerti dan menghargai ya lancar
Dai jenis pekerjaan yang sama atau beda kalo keduanya bisa komitmen, bisa nyamain visi misi kayaknya bisa aman-aman aja
Dari jenis pekerjaan yang sama atau beda kalo dua-duanya egois juga gak akan akur
Dari jenis pekerjaan yang sama atau beda kalo cuma minta didengerin tanpa mau ngedenger juga gak baik

Yang paling penting, dua-duanya harus ngerti bahwa :
Setiap pasangan baik cewe atau cowo pasti pengen didenger, pengen dihargain dan pengen dianggap keberadaannya ...
Setiap pasangan baik cewe atau cowo pasti ada saat-saatnya dimana butuh waktu buat berdua tanpa ada embel-embel kerjaan ato simplenya quality time buat bahas kedepan gimana, atau satu sama lain pengen apa...
Karena yang itu-itu terus juga ngebosenin, yang ribut-ribut terus juga pasti bikin jenuh
Saling ngerti, saling ngisi dan saling komunikasi kayaknya bisa jadi jalan keluar
Kalo emang gak suka ya ngomong, ngerasa diskusi gak ada jalan keluar ya kasih waktu dulu pasangannya buat mikir
As simple as that, walaupun pasti susah banget buat dijalanin
Proses, semua orang butuh proses buat belajar :)

Kangen Tapi,

Walaupun nih ya walaupun Koass itu selalu salah, mau bener mau gak pokoknya Koass yang salah, tapi kegiatan Koass itu ternyata emang ngangenin. terlebih sekarang saat kegiatannya makin random ...
Pagi follow up bangsal kelas 3, dengan pasien-pasien yang berjubel, kadang sampe bau tuh ruangan, baunya campur aduk, tapi dijamin lama-lama bakalan akrab dan kebiasa ....

Dilanjut agak siang jaga Poli ya lebih tepatnya sih ngikut dokter Konsulennya di Poli, kadang periksa kadang cuma jadi patung berdiri kadang malah kayak gak ada, ngilaaang *triing* ...

Trus selesai poli, visite bangsal yang tadi pagi di follow up bareng dokter Konsulen, pas visite ini nih bakalan keliatan banget yang meriksa pasien beneran dan gak, yang salah dan gak, dan saat-saat visite ini juga adalah saat-saat Dek Koass dibabat dengan pertannyaan-pertanyaan seputar klinis ... Jurusnya sih kalo pas Konsulennnya udah mulai mangap mau nanya, ya pura-pura sibuk aja, nyari lembar lab ke, atau apa ke yang bisa jadi penyelamat *but pelase dont try this at  home* ...

Selesai visite kadang balik poli semisal pasien poli ngebeludak, kalo gak ya rutinitas jaga IGD deh, jaga dari sore ampe pagi, dari seger sampe butek, dari pinter sampe bodoh karena beberapa bagian gak pake shift jaga, dan itu bener-bener bisa bikin mabok ...
Tapi bahagianya pas jaga IGD adalah kita bener-bener bisa praktekin semua yang udah diajarin Konsulen dan semua yang udah kita baca sebelumnya baik pas kuliah atau pas lagi jalanin stase. Semua pasien dengan berbagai keadaan langsung kita hadepin sendiri, entah itu pasien yang galak, yang baik, yang nyeremin, yang pengertian, semuanya ditanganin tanpa pilih-pilih dan tanpa kecuali. Pas jaga IGD ini nama baik kita juga dipertaruhkan gimana caranya ngasih penjelasan yang bener ke keluarga pasien, jangan sampe malu-maluin karena imbasnya bukan cuma ke diri sendiri tapi juga ke RS. DAN ITU berat. Jadi, walaupun jadi Dek Koass tetep harus bertanggung jawab ...

Tapi dibalik semua rutinitas yang bener-bener rutin itu, ada sesuatu yang bikin seneng, semangat, kadang bete, takut, keringat dingin, hectic, selow dan semuanya ngangenin, cuma kangen aja sih gak pengen ngulang *karena kalo ngulang artinya gak lulus-lulus jadi dokter dong :p* ...

Apalagi sekarang, 
Actually, SENENG dan ALHAMDULILAH banget udah bisa ada ditahap selanjutnya dari pendidikan Dokter
Dua tahun lalu selesai materi di Kampus, Wisuda, Jadi S.Ked *Oya btw, S.Ked adalah satu-satunya gelar (yang saya tau cuma S.Ked gatau kalo ada yang lain) yang cuma sementara dan gak bisa laku dipake buat kerja karena pas udah jadi dokter S.Kednya ilang* ...

Lanjut Koass dua tahun, ada yang menetap dan ada juga yang nomaden mirip manusia purba dengan rutinitas yang saya sebutin tadi setiap hari, setiap hari dan setiap hari gak ada pengecualian ...

Selesai Koass, masih harus ngadepin UKDI (Uji Kompetensi Dokter Indonesia) yang bagi sebagian orang seperti saya *karena gak pede-pede amat* agak horror, UKDI sekarang udah agak beda dengan UKDI sebelumnya, selain ujian tulis yang pake komputer atau bahasa gaulnya CBT (Computer Based Test), ada juga ujian prakterknya atau biasa disebut dengan OSCE ...

Sebenernya sebelom Koass  kita juga harus melewati tahap yang sama yaitu ujian praktek disebut dengan Predik, BEDANYA ya dimasa setelah tes itu. Kalo pas Predik gak lulus, gak takut-takut amat karena ngulangnya gak perlu lama-lama amat dan gak horror karena yang nguji dokter-dokter yang ada di kampus, jadi walaupun dokternya galak minimal gak kaget pas ada dihadapannya dia, tapi kalo UKDI gak lulus, nangis deh dua hari dua malem, ngulangnya harus nunggu 3 bulan dan kalo gak lulus lagi, terus ngulang per tiga bulan, AND IT MEANS, pendidikan Dokternya makin makin makin makin memakan usia kita ....
Sebelum bener-bener UKDI ada beberapa try out dan bimbingan yang harus dilewatin, maklum konsekuensi gak lulus UKDI itu ya yang tadi saya bilang, agak BERAT, jadi mau gak mau siap gak siap harus dipersiapin supaya kehororrannya berkurang. AND NOW, saya ada di tahap ini :)

Enaknya banyak sih, bisa agak selow karena kerjaannya jadi gak pake rutinitas, bisa didepan laptop lama entah dengerin  musik, surfing, atau nonton film drama Korea, trus jadwal makannya bisa agak sedikit teratur, dan ada waktu buat ngurus hal-hal kecil, masih bisa ngasdos, bisa cari parttime dan lain-lain yang berguna ...
Tapi gak enaknya juga banyak, agak bingung dan ngeblank gitu mau ngapain karena dari yang punya rutinitas segudang sampe yang harus nyari rutinitas apa yang bisa dijadiin rutinitas ????? Yap, Koass emang udah jadi masa-masa yang ngangenin sekarang...

Pesen saya buat temen-temen yang masih Koass, dinikmatin bener-bener masa Koass yang super itu, karena suatu saat masa Koass akan menjadi masa yang kita kenang dan ngangenin :)

I miss you dek Koass
I miss you Purbalingga 
:)

Kamis, 20 Februari 2014

Akan Tiba Saatnya,

Akan tiba saatnya,
Kita sampai pada suatu masa dimana perpisahan adalah hal yang biasa
Akan tiba saatnya,
Kita sampai pada suatu masa dimana pertemuan hanya sekedar pertemuan
Akan tiba saatnya,
Kita sampai pada suatu masa dimana tidak ada yang benar-benar dekat
Akan tiba saatnya,
Kita sampai pada suatu masa dimana kepentingan adalah segalanya

Entah kapan
Entah bagaimana
Semua itu akan tiba saatnya ...

Karena pertemuan hanya awal yang memiliki akhir
Karena kebersamaan tidak bisa bertahan lama dan akan terpisah
Karena yang dekat belum tentu benar-benar dekat dan yang jauh juga belum tentu benar-benar jauh
Karena semua yang indah akan berlalu
Seperti roda yang beputar
Seperti air yang mengalir
Seperti awan yang mengikuti angin

Akan tiba saatnya, kita akan sadar ...
Entah kapan :)

Rabu, 19 Februari 2014

Counting Days ):(

Koassnya sih udah mau selesai, sekarang masuk hari ke-3 minggu terakhir
Artinya, cuma tinggal 3 hari aja tinggal di Purbalingga
Entah mau ngerasain apa
Ambivalensi banget ):( antara seneng dan sedih ...

Seneng karena akhirnya koassnya selesai
Berarti akan masuk tahap selanjutnya, UKDI, Internship, Praktek, Spesialis dan seterusnya :)
Seneng juga karena ternyata saya bisa juga ya ngelewatin masa koass ini
Masa yang pada awalnya nakutin dan nyeremin
Masa yang pada awalnya bener-bener bikin jengkel, bikin capek
Masa yang pada awalnya kayak monster, tapi mau-gak mau harus dijalanin
EH ternyata gak segitunya, pas udah ngejalanin lebih ringan dan lebih ngeflow
Walaupun gak mungkin juga semuanya berjalan lurus, normal, gak ada gangguan, dan gak ada masalah
Tapi ...
Semua insyaAllah indah, bermanfaat, dan memberi kesan khusus :)
Mungkin dalam beberapa tahun, justru masa Koass ini yang dikangenin, yang dikenang-kenang dan bisa diceritain ke anak cucu
Mungkin dalam beberapa tahun, justru masa Koass ini adalah masa yang paling seru dan pengen diulang

Sedih karena gatau kapan akan bisa balik ke kota ini lagi
Kota yang kecil, tapi nyenengin
Semua ada dalam kadar yang cukup
Kota yang emang cocok banget buat jadi kota tua, alias kotanya para pensiun
Kota yang damai, tentram, dan gak terlalu rame
Gatau juga kapan lagi bisa ketemu orang-orang yang ada disini
Ya dokter-dokter konsulennya, dokter umumnya, perawat dan bidannya, semuanyaaaaa ....
Gatau nanti pun pas ketemu masih kenal atau gak, atau cuma sekedar numpang lewat dan selesai
Gatau lah, bakalan kayak gimana mereka, dan saya juga tentunya :p

Terima kasih RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga atas 1.6 tahunnya yang WOW
Terima kasih Dokter Konsulen, Dokter umum, Perawat, Bidan, Petugas Kebersihan, Petugas Gizi, dan Bapak Satpam, yang SUPER baik dan menyenangkan
Terima kasih penduduk Wirasana, Purbalingga yang gak kalah WOW
Terima kasih orang-orang seisi kota ini
Terima kasih atas pelajaran, penerimaan, kehangatan, perhatian, dan pengertiannya
Terima kasih atas banyak hal yang kalian kasih
Terima kasih atas banyak hal yang gabisa saya bales
Terima kasih atas segalanya
Semoga, selalu sehat, selalu sukses dan berkah dunia akhirat

Kalian udah bikin saya cinta dalam 1.6 tahun ini,  terima kasih ...
ILYASM :3