Kamis, 11 Juni 2015

Medical

Beberapa referat yang ada di Blog ini, but for more referat please check on my post :)


1. Demam Tifoid
2. Kebutaan
3. Kejang Demam Pada Anak
4. Tuberculosis Paru Pada Anak
5. Kelainan Kelenjar Sebasea dan Kelenjar Ekrin
6. Karakteristik Asupan dan Pola Makan

For More Post ... (click here)


Contact Me

If you have some to ask or discuss please contact me soon at


Twitter     : @asprasasti
Line          : asprasasti
Intsagram : @asprasasti
Email        : dr.asprasasti@gmail.com

Rabu, 10 Juni 2015

Photo

There're few photos of me, but trough these hope you can imagine how I am, how I look ... 


Foto jaman masih suka jeprat-jepret bantuin temen jadi 'model' dadakan
Yogyakarta

Jaman kuliah yang super sibuk, semua kegiatan diluar kampus ikut
Yogyakarta
Alhamdulilah bisa dapet kesempatan dikirim ke Turki untuk ikut pelatihan Internasional
The Northern Cyprus, Turkish

Alhamdulilah kedua kalinya dikirim ke dunia Internasional untuk presentasi penelitian
I got second prize
Slovakia
Akhir-akhir jaman Koass yang super menyenangkan dan banyak banget pelajarannya
Purbalingga

Me, nowadays
Malili, Sulawesi Selatan



Bersama suami di Sulawesi Selatan :)

Profile

Hai semua,

Saya Astri Sulastri Prasasti (dr.) anak pertama dari tiga bersaudara. Besar di keluarga yang sederhana, bukan berasal dari keluarga dengan pendidikan tinggi atau titel berjejer. Walaupun begitu, saya bangga dengan keluarga; (terutama) orang tua saya yang dengan seluruh kegigihannya mampu membesarkan tiga anak dan alhamdulilah ketiganya bisa menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.

Saya seorang dokter umum lulusan salah satu Fakultas Kedokteran Swasta di Yogyakarta, UII (Universitas Islam Indonesia) angkatan 2008. Alhamdulilah saya bisa menyelesaikan kuliah saya di S1 Kedokteran tahun 2012 dan menjalani sumpah serta resmi sebagai seorang dokter di tahun 2014 dengan predikat Cum Laude.

Saya sudah menikah di usia ke 24 tahun. Usia yang gak bisa dibilang muda tapi belum tua juga. Usia yang dari segi kemapanan mungkin belum cukup tapi dari segi wawasan insyallah sudah memenuhi persyaratan. Namun, saya menyadari bahwa hidup adalah belajar dan belajar. Untuk jadi sempurna masih sangat jauh, tapi saya akan berusaha menjadi istri yang terbaik bagi suami saya, Rio Rialdi (dr.).

Saya suka menulis, suka banget. Kadang, lebih seru nulis, lebih seru berbicara dengan 'pikiran sendiri' dibandingin sama orang lain. Kadang, gak ada yang lebih menghibur dan membahagiakan selain menulis.

Hampir semua yang saya lakukan dan saya pikirkan (even not every little things but some spesific) selalu saya tuangkan dalam bentuk tulisan. Karena ada pepatah yang mengatakan "do what you write, write what you do"

So, let's enjoy read my stories :)


If You Wanna Marry

If You Wanna Marry,
Ada baiknya shalat istikhoroh ataupun minta pandangan orang tua dulu untuk memantapkan hati, karena pernikahan bukan sesimpel upacara, ijab lalu selesai ...
Entah bagaimana prosesnya orang tua memiliki keistimewaan untuk ngedeteksi baik/gak nya pasangan kita walaupun cuma ketemu beberapa menit tanpa kenal bertahun-tahun
Gatau itu keistimewaannya dapet darimana, yang jelas Allah udah ngasih radar yang begitu sempurna, lewat orang tua ...
Hubungan tanpa restu dari orang tua, gak ada manfaatnya sama sekali, sekarang ataupun nanti :)

If You Wanna Marry,
Kamu harus udah bener-bener siap untuk menjalani semua tantangan dalam berumah tangga
Percayalah, meski kita udah yakin mengenal pasangan 100% akan tetep beda setelah menikah
Akan bertambah banyak hal-hal yang gak disukai
Akan bertambah banyak yang kamu tau tentang kekurangan dan kelebihan pasangan
Hal yang paling kecil saat pacaran (mungkin) akan selalu jadi alasan untuk bertengkar setelah menikah
So, kalau gak siap-siap amat pasti berat banget untuk jalanin semuanya

If You Wanna Marry,
Boleh lah minta pandangan temen-temen terdekat atau keluarga deket untuk melihat kira-kira di pandangan orang lain, gimana sih pasanganmu
Kalau ternyata semua oke, bisa jadi salah satu bahan pertimbanganmu untuk memutuskan
Karena, sudah saatnya tidak melihat sesuatu dari satu sisi
Ada banyak sisi untuk melihat dan orang lain (yang kamu percaya) bisa membantu untuk menilai 

If You Wanna Marry,
Jangan sesekali menikahi seseorang karena satu/dua alasan yang sama sekali gak prinsip misalnya tampang ganteng atau orang kaya
Karena nanti dua hal itu gak akan berguna,

Kamu butuh orang yang (minimal) ngerti dan kenal agama-nya, karena tanpa pengetahuan agama yang baik banyak hal dalam rumah tangga akan hancur

Kamu butuh orang yang bisa diajak diskusi dan bicara karena akan sangat berantakan pernikahan tanpa komunikasi yang baik

Sedangkan kriteria-kriteria yang lain pada akhirnya akan jadi pelengkap dan (mungkin) akan muncul setelah pernikahan berlangsung bertahun-tahun


اَلْخـَبِيـْثــاَتُ لِلْخَبِيْثـِيْنَ وَ اْلخَبِيْثُــوْنَ لِلْخَبِيْثاَتِ وَ الطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَ الطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبَاتِ.
“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)


“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (Qs. Al Baqarah : 216)






Minggu, 07 Juni 2015

- Proud to be part of FK UII -

Dulu waktu SMA bayangannya sekolah universitas swasta tu jelek banget
Cuma modal duit, mahal, dan semuanya gampang
Beda ama negeri karena masuknya susah, jadi kualitasnya pasti bagus
But, setelah ngejalanin sendiri, setelah turun ke lapangan
SALAH BANGET pandangan jaman batu itu

Universitas swasta gak melulu tentang duit
Universitas swasta gak melulu mentingin kuantitas dibandingin kualitas
Lulus dari Universitas swasta juga gak segampang yang dibayangin
Lulusan dari Universitas swasta gak selalu kalah ko sama negeri
Depend On :)

Ada banyak Universitas Swasta yang sangat aware dengan kualitas lulusannya
Ada banyak Universitas Swasta yang dengan berbagai programnya berusaha meningkatkan mutu lulusannya dari berbagai segi termasuk keagamaan

Karena saya asalnya dari FK UII, jadi yang bisa saya ceritain cuma UII aja
Sedih banget karena gak banyak orang tau tentang FK UII (pulau Jawa khususnya, karena di Sumatra, Kalimantan dst malah terkenal banget)
Padahal, FK UII adalah FK swasta dengan akreditasi A loh
Mengingat cuma ada dua FK swasta yang mendapat akreditasi A se-Nasional

FK UII (menurut pandangan saya pribadi) cukup berhasil nelurin lulusan-lulusanya
Terbukti, udah banyak banget kakak-kakak kelas saya yang ambil Spesialis dan Pendidikan lanjutan di dalam ataupun luar negeri (semoga saya selanjutnya, amin)
Di masyarakat lulusan FK UII juga gak kalah ko baik dari segi keilmuan ataupun dari segi sikap dan tanggung jawab kalau mau dibandingin sama lulusan negeri
Malah nih, dari ceritanya temen-temen internship di tempat-tempat lain banyak banget lulusan negeri yang malah kelakuannya minus

So, gak menjamin lah lulusan negeri SE LA LU lebih baik dari swasta
 Tergantung orangnya dan gak perlu juga mandang lulusan swasta dengan sebelah mata
Harus dengan kaca mata yang lebih obyektif
Kalau emang bagus ? So ?

:)


Sabtu, 06 Juni 2015

-- Shake it Off --

Lagi inget banget sama lagunya Taylor Swift yang judulnya Shake It Off
Kurang lebih liriknya begini :

"I stay out too late
Got nothing in my brain
That's what people say, mmm-mmm
That's what people say, mmm-mmm

I go on too many dates [chuckle]
But I can't make them stay
At least that's what people say, mmm-mmm
That's what people say, mmm-mmm

But I keep cruising
Can't stop, won't stop moving
It's like I got this music
In my mind
Saying, "It's gonna be alright."

'Cause the players gonna play, play, play, play, play
And the haters gonna hate, hate, hate, hate, hate
Baby, I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off
Heart-breakers gonna break, break, break, break, break
And the fakers gonna fake, fake, fake, fake, fake
Baby, I'm just gonna shake, shake, shake, shake, shake
I shake it off, I shake it off 
......"

Dan ya ternyata emang ada jenis orang begitu
Yang suka ngomentarin apapun urusan orang yang bukan urusannya
Berdiri di luar tapi berasa tau isi dalemannya orang lain
Bukan siapa-siapa tapi repot banget ngurusin urusan orang
Mungkin pada kurang piknik sih :p

Kadang emang perlu jadi orang yang "bodo amat" supaya gak stress
Kadang emang orang cuek secuek-cueknya adalah orang yang paling bahagia karena gak pernah mikirin omongan orang lain
Kadang emang banyak hal gak perlu dipikirin terlalu rumit karena cuma bikin sakit kepala
Pantesan  barbie pusing mulu palanya, mungkin dia bukan tipe orang yang santai :p

Mau jelek banget atau malah bagus banget attitude kamu, bakalan tetep ada orang yang komentar miring diluaran sana
Karena ya itu tadi, emang "ada banget" jenis orang begitu
Tuhan menciptakan mereka mungkin supaya kita jadi orang-orang yang jauh lebih sabar :)
Ambil positifnya aja, berarti mereka sangat amat perhatian dan peduli sama kita
Daripada gak ada yang peduliin
Sedih mana coba ? :p

Dan ya, sedikit curhat aja selalu dan se la lu ngejalanin itu lebih berat daripada ngomong
Segampang bilang "bodo amat" padahal gak begitu
Segampang bilang "terserah" padahal gak pengen begitu
Segampang bilang "iya dan enggak" padahal gak ada yang bener

Segampang itu juga orang bilang pernikahan itu bla bla bla
Ada tips-tips supaya pernikahan bahagia dan bla bla bla
Yang ngejalanin ?
BUTUH PROSES !
Setaun ? Dua Tahun ? Sepuluh tahun ?
I dunno ...
Lagian, baru berjalan 6 bulan kurang
Yang udah jalan puluhan tahun aja banyak cacatnya
So, nikmatin aja setiap prosesnya dan ya mesti ada hikmahnya sih, apapun itu :)

Yang saya tau,
Selama masih ada kesadaran untuk mau belajar dan mau berubah
Selama masih ada kesadaran bahwa pernikahan bukan main-main dan sepele
Selama masih ada kesadaran bahwa ada dua keluarga besar dibelakangnya yang dipertaruhkan
Selama masih ada kesadaran untuk saling mengerti satu sama lain
Semua bisa dijalanin ko, walaupun  mungkin gak gampang :)
Karena hadiah dari semuanya adalah surga ...
Kalau hadiahnya piring cantik mungkin gak akan serumit itu :p








Kamis, 28 Mei 2015

Please Throw Me Back !!!!

Waktunya sahur saudara-saudara bagi umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa Senin-Kamis !!!
Di waktu sahur yang saya gak makan karena malemnya udah makan banyak kalori ini, gak sengaja pengen aja gitu ngunjungin blog-blog temen-temen yang lain. Kebanyakan postingan terakhirnya udah 1 tahun yang lalu. -Wah kayaknya cuma gue nih yang masih eksis dan kerajingan nulis- Baca-baca postingan mereka satu per satu dan taraaaa berujung pada KANGEN !

Please Throw Me Back !!!!
Di masa-masa 5 tahun yang lalu, saat masih jaman-jamannya suka jalan, ngumpul sama temen.
Di masa-masa sering kelayapan cuma pengen ke pantai malem-malem, ngunjungin bukit bintang padahal gak ada apa-apa yang penting disana
Di masa-masa dunkin d*, rumah cok*at, dkk masih jadi favorite buat sekedah nongkrong, dan ngobrol semalam suntuk
Di masa-masa seru lah buat main dan ngabisin masa muda -ciyee yang udah tua-

Please Throw Me Back !!!!
Di masa-masa kadang bingung mau jalan sama kelompok yang mana, karena kebanyakan kelompok jalan
Di masa-masa jajan di kanting bareng Ten Sister, kemudian membuat kegaduhan dengan ledekan-ledekan dan banyolan yang gak penting dan akhirnya jadi penting. Sekarang Ten Sisters nya udah pada pisah dengan kehidupannya masing-masing. Gue dengan suami di Sulawesi. Yemi Meryanti Sari (dr.) jalanin internship di kampungnya sendiri, Bengkulu. Muthia Addina (dr.), Rakhmatia Fadilah Isnaeni (dr.), Cut Sri Rachmawati (dr.), Dewi Anggraeni (dr.) beruntung karena masih bisa bareng internship di Cirebon, dan paling sering bikin BETE karena sering upload foto jalan bareng. Ninda Devita (dr.) yang lagi internship di Jawa Timur, dan yang sekarang paling gaul kayaknya karena lagi Puber, jadi sering-sering ketemu temen-temen lain buat ngegaul di Jogja padahal lagi internship, huhuhu. Savina Amalia Olga Melati (dr.) internship di Jogja -tetep dengan foto-foto yang bikin iri dan bikin kangen Jogja-. Dini emliani (dr.) juga di Jogja dengan kegiatan yang beda karena dia cuma tinggal nunggu September dan kemudian bisa internship juga. Nurhayati (sedang proses dr.) entah dimana karena lokasi dia pindah-pindah, sambil nunggu ini itu, ngurus ini itu, tapi apapun semoga cepet-cepet selesai ya sayang :*


Dan bukan hanya kali ini saya kangen sama mereka, beberapa hari lalu saya ngeliat rekaman video kita saat ngerayain malam tahun baru bareng. Aaaaaaaaaaaa sekarang semuanya berubah. Secepat ini. Sedrastis ini.

Please Throw Me Back !!!!

Di masa-masa sering bobo bareng Pebri Susanti (dr.) karena bingung di kostan ngapain saat weekend ataa saat liburan atau saat mau pulang malem -Maklum bray kostan gue kostan cewek yang ketaaatss abis-
Di masa-masa sering cerita-cerita banyak hal dari pagi sampe pagi lagi eh gak kerasa lupa mandi 
Di masa-masa dia gak punya tempat lain untuk bersandar selain gue dan Allah SWT -hahahah lebay- tapi jadi ngerasa berharga aja jadinya buat dia and exactly it's make me happyyyyy !
Di masa-masa kayaknya dunia ini cuma punya kita berdua, yang isinya ngaka-ngakak gak jelas, ngemil eh kelewatan sampe gendut -.-
Di masa-masa saat sekostan bareng di Purbalingga dan dapet temen se heboh Naura Nitti Kirana (dr.), se dewasa Nurul Subekti (dr.), dan se fenomenal Yasinta Palasukma (dr.)

Please Throw Me Back !!!!!

Ya tapi saya sadar sepenuhnya bahwa gak mungkin banget bisa ngulang semua moment seneng. sedih, konyol itu lagi. Karena itulah keajaiban waktu, yang selalu berjalan maju  dengan kecepatan yang gak pernah kita sadari. Tau-tau udah begini dan begitu. Tau-tau semua lewat dan tinggal kenangan. Tau-tau ajaa deh. 

But, finally I must said semoga dimanapun kalian berada, kalian selalu dalam lindungan Allah SWT , punya kehidupan yang luar biasa bersama siapapun kalian sekarang dan nanti, dan suatu saat kita bisa ngumpul (lagi), walau gak segila jaman-jaman dulu karena mesti udah pada banyak berubah. Semoga dari semua perubahan itu ada satu yang masih tetep sama, rasa sayang ke gue. Aaaak jadi melankolis gini kaaan hahahaha -.- Pokoknya begitulah, intinya now I REALLY MISS YOU ALL ! Walaupun kalian mesti lagi bobok nyenyak dan gak mungkin lagi kangen juga sama gue :p



Selasa, 26 Mei 2015

Visit Luwu Timur Yuk !! PART 1

Kabupaten Luwu Timur berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Selatan adalah provinsi yang ada di Sulawesi. Pulau Sulawesi merupakan salah satu pulau di Indonesia. Nah, di Luwu Timur banyak banget tempat yang bagus nih -Loh gak ngambung bahasanya muter-muter-
Daripada kelamaan langsung cek TKP aja deh, intinya ini beberapa destinasi yang udah sempet saya kunjungin selama di Luwu Timur. Let's Check this out :

1. Air Terjun Mata Buntu - Terletak di Kecamatan Nuha, air terjun mata buntu ini berada gak terlalu jauh dari rumah penduduk sekitar. Tempatnya pun masih asri, beda dengan air terjun lain yang pernah saya datengin yang rata-rata udah rusak karena tangan-tangan kreatif wisatawan lokal yang gak menghargai alamnya sendiri. Untuk bisa sampai ke air terjun ini kita mesti masuk ke kampung-kampung dulu, nah di kampung yang kita lewatin ada tuh tempat bakso enak. Enak menurut saya, karena yang jual orang jawa jadi rasanya masih ada lah rasa-rasa jawa :p Tiket masuknya gak mahal, cuma 5000 rupiah aja, murah dan hemat kan ?




2. Danau Mantano - Danau Mantano merupakan danau terbesar kedua se Asia - katanya. Letaknya gak jauh dari kota, dan gampang banget dijangkau dengan transportasi darat. Untuk bisa ngelilingin danau, kita harus menggunakan raft, sejenis perahu dari kayu yang berukuran lumayan besar bahkan bisa ngangkut mobil. Ya proses ngelilinginnya sekitar 4-5 jam lah, bergantung kecepatan. Dari situ kita bisa ngeliat tuh bukit-bukin tambang nikel, hutan-hutan yang masih alami, perkebunan warga juga beberapa deretan rumah milik perusahaan yang bergaya-gaya eropa gitu. Selain danau Mantano ada juga danau lain yang besar, yaitu danau Towuti- konon kabarnya banyak buaya yang ada didalemnya beranak pinak. Pengen banget liat, bismillah deh, next trip :)



3. Wisata Pantai - Banyak banget pantai-pantai yang ada disini. Beberapa gak ngerti juga namanya apa, yang jelas pantainya masih bagus karena belom terlalu di eksplor untuk dijadiin kawasan wisata. Kayak pantai yang letaknya cuma dipinggir jalan ini aja, jadi waktu pulang makan gak sengaja liat view pantai bagus, foto deh :) Jadi lokasi foto ini biasa dijadiin nelayan lokal sebagai dermaga kecil. Jadi disekitaran situ banyak perahu-perahu nelayan lalu lalang. Meski begitu, tempatnya cukup apik dan bersih loh. Malah bagus banget kalo bisa dikelola dengan baik.




Nah itu dia beberapa destinasi yang ada di Luwu Timur (sementara segini dulu ya bray). Next time nambah destinasi deh, karena masih ada waktu 8 bulan lebih untuk eksplore Luwu Timur dan kalo bisa SULAWESI ! Amin :)

Everyday is Holiday, but Holiday is not always in everyday so harus dimaksimalin tiap ada kesempatan broo !

Hari-hari Akhir Puskesmas :)

Empat bulan emang gak kerasa banget deh. Terhitung tanggal ini aja, 26-05-2015 udah H-20 kami pindah dari Puskesmas Malili ke RSUD Ilaga ligo. Sama kayak semua hal di dunia ini, selalu ada dua sisi, enak gak enaknya, positif dan negatifnya. 

Di Puskesmas Malili enak, kegiatannya lebih jelas. Setiap pagi sampai jam 2 masuk seperti biasa di poliklinik, IGD atau Kandungan. Kalau kebetulan ada jadwal jaga ya berarti hari itu kerjanya 24 jam sampai hari besoknya lagi terus off alias libur. Setiap beberapa waktu kegiatannya diseling dengan kegiatan luar Puskesmas, kayak penyuluhan, posyandu dan kunjungan rumah. Walaupun setiap hari pasti ada kegiatan, tapi jelas, kita punya jadwal. Kelebihannya lagi disini kami dapet hak yang sama dengan dokter tetapnya, mulai dari pemeriksaan pasien, terapi sampai pemberian jasa medis. Ya tentu aja bikin HAPPY ! Secara BHD (Bantuah Hidup Dasar) dari pemerintah yang cuma dikasih per tiga bulan gak bisa diandelin. Ya masa selama BHD belom turun mau makan batu :p Dipikir kami dokter intership bukan manusia yang butuh makan kalik ya sama pemerintah, berasa robot aja. 

Bedanya dengan Puskesmas, di RSUD Ilaga ligo lebih privasi. Kami diberi rumah dinas semacam kos-kosan bentuknya, yang satu kamar ditinggali cuma 2 orang. Alhasil, saya cuma tinggal berdua bareng suami. Tentu aja lebih nyenengin dong, dibandingin tinggal bareng tapi serba ribet :D Tapi, jadwal jaga disini lebih longgar dengan 3 shift per tiga gari dan sisanya libur. Gak kebayang deh tuh kebanyakan waktu kosongnya dipake buat apa. HAHAHA. Berhubung kami gak dapet kendaraan dinas di RSUD, kami cuma bisa pakai mobil jika hanya jika dokter spesialisnya gak pake, dan kesempatan itu jarang banget. So, lebih banyak waktu membusuk di kosan kecuali ikut ambulans rujukan puskesmas atau naik mobil sewaan buat sekedar ke kota (Malili).

But, proses tetep aja proses yang harus dijalanin. Ga peduli enak mana, gak peduli suka yang mana, gak peduli kita masih betah atau kita mau cepet pergi. Yang jelas, saya ingin internship ini cepet selesai dan bisa berkarya lebih maksimal lagi setelahnya, karena masih banyak proses panjang yang harus saya lewati. Saya gak muluk-muluk lah, jalanin, nikmatin, lewatin, selesai :)

Bertepatan dengan hari kepindahan kami ke RSUD juga merupakan hari ke-3 bulan Ramadhan. Rasanya pengen banget bisa pulang, kalau bisa malah sampe lebaran. Tapi gak mungkin banget bisa terwujud. Ya okelah, rasa-rasanya diubah jadi .. rasanya pengen banget bisa pulang di hari lebaran nanti. Kalo kata anak-anak yang sekarang di RSUD sih setiap anak punya jatah libur 10 hari dan letaknya dimana, tergantung kebijakan dari pembimbing. Semoga aja bisa dimajuin dan dipas-pasin sama hari lebaran deh. Karna kalau sampai gak pulang, lebaran kali ini adalah lebaran pertama punya dua keluarga dan gak bisa kumpul dengan kedua keluarga, IRONIS. 

Tempat-tempat yang Wajib Dikunjungi di Tana Toraja !

Heyho, akhirnya bisa menulis lagi. Kangen banget rasanya pengen cerita-cerita karena you know, sometime lebih enak ngobrol lewat tulisan dibandingin ngobrol sama orang :p

Beberapa waktu lalu, saya serombongan (terdiri dari anggota iship puskesmas Malili, beberapa perawat dan keluarganya dr. Benny -Kepala Puskesmas Malili-) ngunjungin Tana Toraja. Tana Toraja udah terkenal banget dengan tradisi pemakamannya yang super WOW, tapi sayang cuma ada di bulan-bulan tertentu yaitu di Bulan 6 dan Bulan 12 (Lovely Toraja) karena pada saat tersebut bertepatan dengan libur anak sekolah, jadi anggota keluarga yang tinggal jauh bisa menghadiri acara pemakaman. Konon, acara pemakaman ini bisa ngabisin dana milyaran loh daaan acaranya lebih mewah dibandingin acara pernikahan :)

Hal menarik lain dari Tana Toraja adalah kebiasaan penduduknya beternak kerbau. Kerbau di Tana Toraja bukan kerbau sembarangan. Biasanya kerbau disini berukuran lebih besar dan warnanya bagus (warna kerbau yang bagus menurut masyarakat Toraja adalah kerbau dengan bercak putih di kepala, diekor atau belang-belang diseluruh tubuhnya yang malah mirip sapi). Kerbau tersebut diberi nama Lemo Tedong. Satu kerbau bisa dibandrol seharga mobil Fortuner loh. Bagi masyarakat Tana Toraja punya kerbau bagus dan besar merupakan kebanggaan tersendiri, daaan kalau ada yang sampe ngorbanin kerbau buat acara pemakaman artinya keluarga itu kaya raya. WOW kan ? :)

Dari Malili; kota saya tinggal, Tana Toraja bisa dicapai melalui jalur darat kurang lebih 6 jam. Jalanannya itu gak nahan banget lah, mirip-mirip jalan di Puncak, Jawa Barat dengan kecuraman yang lebih serem dan jumlah tikungan yang lebih banyak. Paling enak sih berkendaranya pagi atau siang, karena kalau terlalu sore bakalan kejebak ujan atau kabut diatas gunung dan jadi gak worth it banget. Padahal di waktu terang, kita bisa menikmati pemandangan yang lumayan cantik di kiri dan kanan sepanjang perjalanan.

Oke, ini sedikit review tentang tempat-tempat menarik di Tana Toraja :

1. Ke'te Kessu : Ke'te Kessu adalah tempat yang biasa digunakan untuk pesta pemakaman beberapa keluarga berdarah biru disini. Selain situs pemakaman, gua-gua dan tempat jualan pernak-pernik ala Toraja, ada juga barisan rumah adat Tana Toraja yang malah jadi bagus banget jadi obyek wisata, padahal rumah-rumahnya masih dipake tempat tinggal sama pemiliknya, jadi jangan kaget kalau dari rumah kedengeran siur-siur musik dangdut melayu :p




Sedikit review, jumlah kepala kerbau yang ada didepan rumah adat melambangkan jumlah kematian yang sudah terjadi di keluarga tersebut. Jadi makin banyak kepala kerbaunya, makin banyak juga anggota keluarga yang udah meninggal.

2. Londa : Secara kasat mata Londa cuma kayak gua-gua biasa, tapi setelah masuk eh ternyata banyak tengkorak dan peti matinya. So, Londa ini adalah tempat untuk pemakaman juga. Walaupun, jumlah mayat dan petinya gak sebanyak di Ke'te Kessu, pemandangan di Londa gak kalah menarik loh. Gak perlu takut gelap masuk gua, karena kita bisa nyewa jasa guide sekaligus lampu petromaknya sebegai sumber cahaya di dalam.






3. Baby Grave : Dari namanya udah bisa dibayangin dong, Baby Grave ini sebuah situs kuno yang pada masa dinamisme-animisme digunakan untuk prosesi penanaman mayat bayi yang belum tumbuh gigi. Bayi-bayi yang meninggal gak dikubur di tanah, melainkan dicangkok di batang-batang pohon besar. Meski kejadiannya udah lampau, tapi pohonnya masih kokoh berdiri :)



4. Makale : Makale ini adalah ibukotanya Tana Toraja. Kotanya yang bersih, gak panas dan gak macet ini cukup enak dijadiin tempat nongkrong. Ya lumayan lah sekedar ngabisin waktu sore sambil nyeruput sara'ba (minuman sejenis bajigur dari Bandung) dan pisang peppe. Disini juga terdapat bukit Simon, yang gak terlalu tinggi dan dipuncaknya terdapat gereja yang masih aktif digunakan untuk tempat peribadatan.

5. Tilanga : Dalam bahasa Indonesia Tilanga berarti air yang memancar. Sebenarnya tilanga ini merupakan mata air yang mengalir terus hingga membentuk danau ditengah pemukiman penduduk. Tempatnya yang alami dan cantik ditambah anak-anak kecil yang dengan rela melompat dari ranting-ranting pohon serta adanya ikan langka yang berukuran besar di dalam nya menambah keunikan tempat ini. Sayangnya, saya gak banyak berfoto karena di sekitaran danau terdiri dari batu-batu yang cukup licin, jadi susah deh mau eksisnya :D

Yap ! Itu semua tempat-tempat menarik yang wajib dikunjungi di Tana Toraja. Yuk deh gausah ragu-ragu untuk berwisata keliling negeri, karena masih sangat banyak tempat menarik yang worth it !!! :)

Senin, 20 April 2015

Kata Orang :)

Kata orang,
Saat berkeluarga lebih enak tinggal berdua, jauh dari orang tua ...
Ya, ada bener nya juga sih
Karena saat bareng sama orang tua, semua nya jadi serba gambling
Makan masih sama orang tua, hidup masih sama orang tua, gak beda sama belom nikah
Bedanya cuma tidurnya udah gak sendiri

Dengan tinggal cuma berdua, kita bisa ngebangun rumah tangga dari nol
Sama-sama susah, sama-sama seneng, sama-sama laper
Tanpa campur tangan orang tua (kalaupun ada, gak full 100% lah)
Pas berhasil, kerasa banget senengnya
Pas jatoh, kerasa lebih ringan karena ditanggung berdua :)
Itu impian saya dari dulu ...

Dan sekarang, belom terealisasi penuh karena kami tinggal di rumah dinas dan suami nolak untuk saya ajak tinggal ngekost berdua
Hampir setiap bertengkar masalahnya sama, karena gak enak sama temen :")
Alesan klasik. HAHAHA.
Kebanyakan orang lebih menjaga perasaan orang lain dibanding perasaan orang terdekatnya
Entah kenapa, menyakiti orang terdekat rasa dosanya jauh lebih ringan dibandingin menyakiti orang lain (walaupun kenyataannya orang lain mungkin gak ngerasa gimana-gimana juga, cuma kadang kita yang terlalu over pede ngerasa dianggap penting sama org lain)
Itu yang sekarang terus kejadian ke saya :)

Padahal suatu saat ya ke orang terdekat itu kita balik
Entah kapan
Entah bagaimana
Orang terdekat itu yang nantinya akan selalu ada
Tapi kenapa perasaanya cuma dianggap tempat sampah ????
 
Kata orang,
Saat berkeluarga semua dimulai dari NOL, walaupun udah kenal lama, semua percuma 
Karena sifat asli yang bener-bener asli baru bisa keliatan ya pas udah jadi suami istri
Bukan pas pacaran apalagi PEDEKATE, semuanya palsu :)

Hal ini gak 100% kejadian di saya,
Karena mungkin saya yang sudah terlanjur kenal luar dalam atau mungkin sejak awal suami saya memang tidak pernah menjadi orang lain
Hanya, semua sifat-sifat yang saya suka lebih tenggelam dan semua sifat yang saya gak suka lebih muncul ke permukaan
Dan itu GAK PERNAH BISA berubah
Jadi, bagi yang akan memutuskan menikah coba dipikirkan baik-baik apakah sifat yang kalian gak suka dari pasangan akan bisa kalian terima dengan penuh atau gak
Percayalah, nanti "itu" yang akan sering menjadi bahan perdebatan kalian saat sudah menikah (terus, dan terus berulang)

Kata Orang,
Saat berkeluarga, 5 tahun pertama adalah masa-masa tersulit dari perjalanan hidup bersama
Karena ego dari masing-masing orang masih sangat besar
Sedangkan keinginan mengalah dari masing-masing orang masih sangat kecil

Saya setuju, bahkan di bulan pertama pernikahan saya berjalan 
Rasa menyesal, rasa sedih, rasa kesepian, rasa hancur semua jadi satu 
Tapi, mungkin ini memang proses yang harus dilalui dalam kehidupan berumah tangga
Sampai suatu saat saya bisa menemukan apa makna dari berkeluarga dan hidup bersama dengan orang yang memiliki sifat, pemikiran dan kepercayaan yang berbeda dari diri sendiri :)





Sabtu, 04 April 2015

Live in Real Life :)

Hidup berdua, jauh dari keluarga, jauh dari zona nyaman
Biayain hidup sendiri, ngatur pengeluaran dan pemasukan sendiri
Berinteraksi dengan banyak orang baru dan dari berbagai kalangan
Hidup di lingkungan baru yang jauh banget culture nya dari tempat asal
OMG, This is a REAL LIFE !

Tantangannya banyak banget,
Tapi tantangan paling besar sebenernya ada di diri sendiri
Dan itu yang masih saya pelajarin karena saya ngakuin sih saya belum bisa nguasain 
Ya, setiap orang toh selalu berproses
Ada memang yang bisa instan tapi ada juga yang harus pelan-pelan
Mungkin untuk yang pelan-pelan, saya termasuk di dalamnya

Saya yang sensitif, gampang terluka dan gak suka dengan hal-hal kecil yang bahkan orang yang ngelakuinnya mungkin gak nyadar jadi tantangan terbesar saya 
Gimana saya menekan serendah-rendahnya ke-sensitif-an yang pada beberapa keadaan gak diperluin karena akan bikin tambah runyem masalah

Apalagi saat cekcok sama suami (ya normal lah pasti cekcok itu ada)
Gimana saya nahan emosi yang kadang meluap-luap, karena maklum ya walaupun udah kenal bertahun-tahun itu gak akan pernah cukup untuk ngenal orang lain, gitu juga saya dengansuami saya

Gimana saya tetep bisa senyum di depan yang lain padahal sebenernya moodnya lagi ancur banget, karena biasanya tiap bete banyak tempat pelarian entah kerja, entah temen, entah apapun, sekarang ? mau ngobrol dalem aja gatau harus ke siapa :)

Empat bulan pertama saya jalani di Malili, tepatnya Puskesmas Malili
Puskesmas ini adalah salah satu Puskesmas terbaik di Sulawesi Selatan dan juga satu-satunya puskesmas di Malili
Jadi, pelayanan disini emang harus oke banget yang dihadapkan pada masyarakatnya yang biasa di manjakan oleh pemerintah daerah
Semua keinginan masyrakat mau tidak mau, bisa tidak bisa ya harus tercover
That's a challange :)
Tapi alhamdulilah beruntung banget kami punya Kepala Puskesmas, dr. Benny M.Kes yang super bijaksana, yang gak suka memperpanjang masalah tapi langsung dipotong dan diselesaikan di tempat 

Kami sekelompok tinggal di rumah dinas yang masih satu kawasan dengan Puskesmas
Dan itu juga jadi salah satu tantangan buat kami, terutama saya pribadi
Karena saat mood swing, saat moodnya lagi berantakan, tantangan buat ngerem juga jadi makin tinggi
Apapun yang kita lakuin disini, sekecil apapun akan langsung kedengeran ke Kepala PUskesmas
APAPUN, Sekecil apapun itu !

Kita lagi bermasalah, lagi berantem, kita masak apa, kita kemana, kita bergaul dengan bidan dan perawat siapa, kita ngapain aja, semua kedengeran :)

Positifnya,
Beberapa keadaan itu mengepush saya untuk berporses lebih cepat untuk beradaptasi 
Bagaimana merespon semuanya dengan lebih baik
Semoga semua berjalan lancar setidaknya 4 bulan kedepan :)