Minggu, 05 Februari 2012

S.I.K.A.P

Sikap itu bukan jenis makanan enak atau sayuran, lauk pauk dan lain-lain sejenis itu. Etapi, menurut bacaaan-bacaan saya selama ini, sikap adalah reaksi atau respon yang masih tertutup dari seorang terhadap suatu stimulus atau objek. Manifestasi sikap tidak dapat langsung dilihat, tetapi hanya dapat ditafsirkan terlebih dahulu dari prilaku yang tertutup. Dengan kata lain sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu stimulus atau objek *Krik* *Jangkrik lewat* *Angin berhembus*

Mbuh lah tentang pengertian mengenai sikap tadi, apapun itu, menurut saya sikap adalah salah satu fungsi vital yang harus dimiliki oleh mahluk berakal, wabil khusus cowok. Kenapa harus cowok? Sederhana, karena cowok dilahirkan sebagai pemimpin, apapun alasannya. So, sikap itu penting untuk menentukan seberapa keren sih kamu sesungguhnya, bukan diukur dari keeksisan di twitter, di tumblr atau jejaring sosial lain. Keren atas dasar sikap ini jauh lebih dahsyat dibandingin ikut kompetisi semacam Boy and Girl Band Indonesia yang tayang di TV itu, yang oleh sebagian orang malah dinilai ajang untuk ketawa ketiwi haha hihi karena uniknya si peserta kompetisi. Saya angkat topi, ops lupa saya gak pake topi, saya berkerudung. Saya akan sangat angkat jempol, empat! empat jempol ! buat semua cowok yang punya sikap.

Walaupun emang kadang rada subyektif sih tentang sikap ini, buat sebagian orang. Tapi sebetulnya enggak buat saya. Simple banget, di mata saya orang yang punya sikap itu adalah orang yang emang udah punya pendirian dari awal, dan itu jelas dari kacamata manapun, udah ada parameternya sendiri. A ya A. B ya B. Gak A, terus tiba-tiba jadi B karena gak memungkinkan A. Dengan kata lain B ini jadi pelarian atau sebaliknya. Dan ini bisa diaplikasikan dalam hal apapun, tentu aja. Yaaaa dalam praktek emang lebih longgar (bergantung pada hal apa yang dihadapi).

Oke langsung ke prakteknya aja, misalnya dalam rapat atau diskusi, orang yang punya sikap adalah orang yang jelas bawa misi tertentu, orang yang udah jelas hal apa yang diperjuangin, hal apa yang emang dia pegang teguh dan itu sudah berdasarkan pemikiran yang matang. Tapi pembawaan misi ini bukan berarti gak nerima masukan orang loh ya, tetep dengar semua suara, dan selama tidak bersebrangan dengan misi yang dibawa gak masalah kalo pada akhirnya menerima masukan dari orang lain. Orang yang punya sikap itu bukan orang yang cuma lempar wacana dan terombang-ambing didalemnya terus bilang "Iya itu bangus tuh" ntar gak lama bilang "Itu juga oke sih" bzzzzzzt !

Nah! kalo dalam hal lain, mmmmm sebut saja masalah percintaan atau pertemanan, itu jelas. Suka ya suka enggak ya enggak, mau ya mau enggak ya enggak. TITIK. dan itu harus ditunjukkan dalam perilaku dan perbuatan. Ngomongnya enggak suka tapi tiap hari yang dibahas cuma tentang itu itu aja, gak singkron kan tuh. Atau bilang suka tapi nyatanya tiap hari malah bikin kecewa, manaaaaaaaaa tuh letak sukanya ??? errr --Orang-orang semcam itulah yang gak punya sikap. SIMPLE KAN?!

Oke, cukup pembahasan tentang sikap. Intinya adalah, saya sangat tidak respek terhadap orang-orang yang cuma manut, manut dan ababil, gak ada A, boleh B aja deh dan semacamnya. Saya sangat tidak respek terhadap orang yang kerjaannya melempar wacana dan pada akhirnya jawaban orang yang dipake, teruuuuus njuk ngopo?

Dari dulu, yak dari dulu, saya selalu terpesona dengan orang-orang yang heroik pake otak, serius! Orang yang jelas ngomongnya dan jelas perilakunya. Orang yang berani ngomong saat orang lain diem. Orang yang berani angkat tangan saat yang lain bingung. SUKA banget. Menurut saya orang tipe itu briliant sekali :) Tapi inget loh, catatannya BER"OTAK".  Kenapa sih saya kesannya ngotot? Bukan ngotot kali hey, ini pandangan. Ini pendirian dan ini pemikiran saya pribadi, karena menurut saya saat sudah melangkah apapun itu, ya maju. Setiap jalan pasti ada efek sampingnya, pasti ada yang akan dihadapi dan hanya orang yang punya sikap yang bisa strugle. Sekian.

0 komentar:

Posting Komentar