Sabtu, 06 Juni 2020

Perempuan Diuji dan Laki-laki Diuji

Banyak orang bilang Perempuan diuji ketika suaminya tidak memiliki apa-apa dan Laki-laki diuji ketika punya segalanya 

Ya rasanya gak berlebihan dan cukup tepat menurutku
Karena perempuan itu maunya banyak, mau ini mau itu, dan saat semua keinginannya gak bisa terwujud lumayan kepikiran banget 
Sedangkan laki-laki ego nya tinggi, saat punya segalanya atau minimal pekerjaan yang bagus dan uang yg cukup dia udah ngerasa semua bisa dia lakukan, ego nya semakin tinggi dan yang awalnya gak neko-neko bisa berubah 180 derajat 

Gatau gimana dengan cerita orang lain,
Tapi belakangan ini entah gimana ada hal yang menurutku tidak  biasa dan ada hal yg kurang baik tapi makin muncul 
Semua keadaan sama, Yang berbeda cuma lingkungannya, teman-temannya, dan peluang yang dia punya 

Aku kini pada posisi ku lebih membutuhkan partner
Bukan laki-laki sebagai pencari uang semata walau pasti butuh tapi aku yakin bisa diusahakan bersama
Bukan laki-laki sebagai manajerial atau di rumah saja seperti IRT
Aku butuh partner 
Partner dalam segala hal 

Partner dalam membersamai anak yg juga melihat betapa penting pengasuhan yang Baik dan bisa diajak berdiskusi atas perkembangan anak 
Partner dalam menjaga rumah, karena rumah adalah milin bersama bukan cuma aku si pembantu atau dia si Tuan rumah
Partner dalam mengejar mimpi-mimpi bersama yang bisa dengan jelas menuliskan bagaimana rencana keluarga kita kelak, 5-10tahun kedepan 
Partner bercerita tentang banyak hal, ups and downs tentang yang dikerjakan maupun akan, tentang yang sudah bisa maupun belum 

Selayaknya partner, komunikasi harus lancar bukan hanya satu pihak mencari dan satu pihak tidak merasa penting untuk berkomunikasi 
Selayaknya partner, kebutuhan untuk punya waktu bersama seharusnya ada bukan satu pihak meminta tapi pihak lain tidak merasa butuh bahkan untuk berdiskusi 
Selayaknya partner, semua dibicarakn dan diobrolkan bersama, bukan semua terjadi tiba-tiba dan serba berubah tanpa informasi yang cukup 

Apakah sangat berlebihan? 
Apakah memang bukan begitu hubungan yang baik dalam proses Pernikahan?

Ya, 
Mungkin aku memang masih perlu proses untuk mengerti lebih banyak hal dalam hubungan Pernikahan ini 
Mungkin aku memang masih perlu waktu untuk bisa memperbaiki banyak hal dalam pemikiran ku 
I need my time ...

Tapi satu hal yang aku tau pasti,
El tetap menjadi prioritas ku diatas banyak keinginanku 
El akan tetap aku dahulukan kepentingannya diatas apapun 
El butuh Ibu Yang bahagia bukan Ibu Yang sempurna 
Kebahagiaan el adalah salah satu hal utama dalam kebahagiaanku 

So, let’s make our time 
Akan ku gunakan waktuku untuk berbahagia agar bs membahagiakan el
I love you baby, beyond of everything :) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar