Kamis, 13 Agustus 2015

Al Qur'an Menjawab (PART III)

Barusan banget baca-baca berbagai website plus komentar-komentar yg ada di web ybs,
Sedih banget ... ternyata banyak ayat-ayat Al Qur'an diputer balik, padahal yang di Al Qur'annya tentang apa, eh di tulisnya apa
Sedih banget ... banyak banget tuduhan-tuduhan buat Nabi Muhammad SAW dari mulai pezina, pemerkosa dll, padahal dasar yang mereka pake bahkan gak ada hubungannya sama sekali
Sedih banget ... liat kata-kata yang gak pantes dan jahat diucapin buat agama ini
Semoga mereka semua diberikan pengampunan dan rahmat dari Allah SWT supaya mata, hati dan pikirannya dibuka lebar terhadap kebaikan dan kebenaran. Amin :)

Oke, PART III ini saya akan membahas tentang perempuan yang menjaga kesuciannya, Maryam dan anaknya Nabi Isa as.

Fakta-fakta tentang Maryam dan Nabi Isa as. :

1. Nabi Isa as. adalah salah satu Rasul Allah

QS. Al-Baqarah : 253
"Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka dari sebagian yang lain. Diantara mereka ada yang (langsung) Allah berfirman dengannya dan sebagian lagi ada yang ditinggikan-Nya beberapa derajat. Dan kami beri Isa putra Maryam beberapa mukjizat dan kami perkuat dia dengan Rohul Kuddus...."

QS. Al-Zukhruf : 59
"Isa itu tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israil.”

2. Sebelum Maryam lahir, ibu Maryam (Istri Imran) bernazar kepada Allah SWT

QS. Ali Imran : 35-36
"(Ingatlah), ketika istri Imran berkata "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepadaMu, apa (janin) yang didalam kandunganku (kelak) akan menjadi hamba yang mengabdi (kepadaMu), maka terimalah (nazar itu) dariku. Sungguh Engkau-lah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Maka ketika melahirkannya dia berkata, "Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan." Padahal Allah lebih tau apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. "Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk."

3. Allah SWT telah memilih, mensucikan dan melebihkan Maryam 

QS. Ali-Imran : 42
"Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, "Wahai Maryam! sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu diatas segala perempuan di seluruh alam (pada masa itu)."

4. Maryam memiliki anak meski tidak pernah disentuh oleh laki-laki - Nabi Isa as. tidak memiliki bapak-

QS. Ali Imran : 45
"(Ingatlah), ketika para malaikat berkata, "Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang sebuah kalimat (firman) dari-Nya (yaitu seorang putra), namanya Al-Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)."

QS Ali Imran : 47
"Dia (Maryam) berkata, "Ya Tuhanku, bagaimana mungkin aku akan mempunyai anak, padahal tidak seorang laki-lakipun yang menyentuhku?" Dia (Allah) berfirman, "Demikianlah Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Apabila dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu."

QS. Ali Imran : 59
"Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa bagi Allah, seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah kemudian Dia berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu.

5. Allah SWT memberikan beberapa mukjizat kepada Nabi Isa as.

QS. Ali Imran : 49
"Dan sebagai rasul kepada Bani Israil (Isa berkata), "Aku telah datang kepada kamu dengan sebuah tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuatkan bagimu (sesuatu) dari tanah berbentuk seperti burung, lalu aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan izin Allah. Dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahir dan orang yang berpenyakit kusta. Dan aku menghidupkan orang mati dengan izin Allah, dan aku beritahukan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan dirumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu orang yang beriman."

6. Perintah Nabi Isa as. untuk menyembah Allah

QS. Ali Imran : 51
"Sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Ini lah jalan yang lurus."

QS. Al-Maidah : 117
"Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (yaitu), "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu," dan aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di tengah-tengah mereka. Maka setelah Engkau mewafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau-lah yang menyaksikan atas segala sesuatu."

QS. Maryam : 36
"(Isa berkata),"Dan sesnungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Ini adalah jalan yang lurus."

7. Nabi Isa as. memiliki sahabat setia dan mereka bersaksi bahwa mereka muslim

QS. Ali Imran : 52
"Maka ketika Isa merasakan keingkaran mereka (Bani Israil), dia berkata,"Siapakah yang akan menjadi penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para Hawariyyun (sahabat setianya) menjawab, "Kami lah penolong (agama) Allah. Kami beriman kepada Allah, dan saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang muslim."

8. Nabi Isa as. tidak dibunuh atau disalib tetapi Allah SWT mengangkat Nabi Isa as. kepada-Nya

 QS. Ali Imran : 55
"(Ingatlah), ketika Allah berfirman, "Wahai Isa! Aku mengambilmu dan mengangkatmu kepada-Ku, serta mensucikanmu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu diatas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian kepada-Ku engkau kembali, lalu Aku beri keputusan tentang apa yang kamu perselisihkan."

QS.  An-Nisa : 157
"dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah," padahal mereka tidak membunurnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, selalu dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka benar-benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh itu), melainkan mengikuti prasangka belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya."

QS. An-Nisa : 158
"Tetapi Allah telah mengangkat Isa ke hadirat-Nya. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana."

9. Allah SWT menurunkan Kitab Injil kepada Nabi Isa as. dan membenarkan Taurat

QS. Al-Maidah : 46
"Dan Kami teruskan jejak mereka dengan mengutus Isa putra Maryam, membenarkan kitab sebelumnya, yaitu Taurat. Dan Kami menurunkan Injil kepadanya, didalamnya terdapat petunjuk dan cahaya, dan membenarkan kitab sebelumnya, yaitu Taurat, dan sebagai petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa."

QS. Maryam : 30
"Dia (Isa) berkata : Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku kitab (Injil) dan Dia menjadikanku seorang nabi."

10. Pengakuan Nabi Isa as. atas Ke-Esa-an Allah SWT

QS. Al-Maidah : 116
"Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, "Wahai Isa putra Maryam! Engkaukah yang mengatakan kepada orang-orang, jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?, Isa menjawab, "Mahasuci Engkau, tidak patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakannya tentulah engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada-Mu. Sungguh Engkau-lah yang Maha Mengetahui segala yang gaib."

11. Maryam dan Nabi Isa as. adalah bukti tanda kebesaran Allah SWT

QS. Al-Anbiya : 91
"Dan (ingatlah kisah Maryam) yang memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan (roh) dari Kami kedalam (tubuh)nya; Kami jadikan dia dan anaknya sebagai tanda (kebesaran Allah) bagi seluruh alam."

12. Nabi Isa as menjadi pertanda datangnya hari Kiamat

QS. Az-Zukhruf : 61
" Dan sungguh, dia (Isa) benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari Kiamat. Karena itu, janganlah kamu ragu-ragu tentang (Kiamat) itu dan ikutilah Aku. Ini lah jalan yang lurus."

13. Nabi Isa as. akan memberi kesaksian pada hari Kiamat

QS. Az-Zukhruf : 63
"Dan ketika Isa datang membawa keterangan, dia berkata, "Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa hikmah, dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu perselisihkan; maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Sungguh, Allah, Dia Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah dia. Ini adalah jalan yang lurus"."

QS. An-Nisa : 159
"Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi mereka."

14. Nabi Isa as. mengakui kerasulan Nabi Muhammad SAW.

QS. As-Saff : 6
"Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, "Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Namun ketika Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, "Ini adalah sihir yang nyata"."

0 komentar:

Posting Komentar