Selasa, 17 Juli 2012

15 Juli 2012

Satu lagi konsekuensi yang harus saya tanggung, saya harus kehilangan waktu liburan saya selama satu minggu dan mengganti jadwal yang sudah hilang. Okesip, semua anak kost pulang, tepatnya SEMUA KOASS Purbalingga pulang, ada yang ke Jogja, ada yang ke Jakarta dan many more. Dengan kata lain, saya sendirian. Saya ulang, SAYA SENDIRIAN, bukan cuma sendiri dikost, saya juga sendiri di RS dan di Purbalingga. Bagus banget kan :) Ya dong. Sumpah saya gak habis pikir akan bagaimana saya nanti. Tapi yasudah, saya harus tetap jalanin semuanya dengan sebaik mungkin. Toh disini saya masih punya ibu Saniah (ibu yang membantu kami di rumah ini) yang selalu baik terhadap saya. Beliau menemani saya, membuat kan saya makanan dan sebegainya. Terima kasih ibu :*

Meski begitu, sebelum anak-anak pulang saya sudah membeli persediaan makanan secukupnya untuk satu minggu. Saya harus tetap siap, menghadapi apapun selama disini sendiri. Jam keluar saya cuma terbatas dari 07.00-17.00 selebihnya saya harus sudah di kamar dan semua pintu harus sudah dikunci. Saya putuskan, saya siap! Tapiii tapiiii, cuma satu yang belum saya siap yaitu melewati tanggal 15 Juli saya sendirian,sediiiiih :'(

14 Juli 2012, semua anak anak fix pulang kecuali Santi karena dia masih harus menunggu panggilan dari dokter pembimbingnya untuk penilaian akhir. Yeay! saya tentu senang, senang sekali.
Tapi saya juga sedih karena Santi sedih kehilangan 2 hari waktu liburannya :( Saya tidak sampai hati melihat mukanya yang kadang manyuuuuun sampe jelek karena kehilangan waktu libur. Yaaa balik lagi, namanya juga mahasiswa yang harus tetap ikut aturan. So, I promise to save her :)

Malam tanggal 15 Juli 2012, saya sudah tertidur sejak 22.00 karena lelah sekali. Seharian tadi saya sudah harus membeli ini itu, dan menyiapkan ini itu. Kayaknya ini malam pertama, malam 15 Juli yang saya lewati tanpa apapun, siapapun, kecuali Santi. Di malam itu, saya berdoa dalam hati semoga tahun-tahun kedepan saya bisa menjadi orang yang jauh lebih baik lagi, dan saya amini juga dalam hati, oleh diri sendiri :')

Pada pagi harinya, saya bahagia karena ternyata banyak ucapan masuk ke ponsel saya, saat saya buka jejaring sosial banyak juga ucapan-ucapandan doa-doa yang masuk, begitu juga jejaring internal di ponsel saya. Senang? Iya pasti, alhamdulilah saya bersyukur bisa melewati tanggal 15 Juli untuk ke 22 kalinya. Tapi entah, tahun ini banyak hal yang menurut saya berubah, asing, aneh, sepi.Biasanya ada kejutan Biasanya ada teman-teman. Hmmmm :( ternyata sisi labil saya muncul lagi.

Perasaan itu sedikit hilang ketika saya membuka pintu gerbang dan didepan saya sudah ada dia, orang yang selalu baik terhadap saya sepanjang waktu. Dia yang selalu berusaha sabar menghadapi saya yang masih labih. Dia yang selalu menyayangi saya,bagaimanapun keadaan saya. Ditangannya sudah ada jam tangan cantik. Di atas kap mobil, sudah ada hiasan keramik yang bergambar foto-foto kami, juga satu album foto yang berisi perjalanan kami dari kota ke kota lain, dari satu acara ke acara lain, ya perjalanan kami dari awal hingga hari ini.Aaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkk lovable thing bangettttttt :')

Saya bingung harus berkata apa, sayaaa mendadak bahagia dan haru karena ternyata masih ada dua orang ini yang menyisihkan waktunya untuk membahagiakan saya, disaat teman-teman lain memikirkan dirinya sendiri. Dia bahkan harus jauh-jauh dari Madiun untuk saya. Santi, harus keluar ambil kue jam 12 malam demi saya. Padahal jam 9 malam disini sudah sangat sepi. I love you Dear, I Love you dek!!!!! Kebahagiaan saya bertambah ketika ada sms masuk dari papa mama, yang ternyata juga mengingat ulang tahun saya. Saya kira mereka sudah lupa dan tidak penting lagi, tapi ternyata tidak, doa mereka selalu ada untuk saya, Alhamdulilaaaaaahhhhh :)

Terima kasih, terima kasih terima kasih.
Entah kalimat apalagi yang bisa saya ucapkan, selain syukur. Alhamdulilah ya Allah atas emua karuniaMu yang sungguh indah. Alhamdulilah atas semua yang telah Allah beri, bahkan yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya.

Semoga saya kedepan bisa menjadi semakin baik dan baik lagi. Semoga saya bisa memberi manfaat bagi banyak orang, bisa menjadi kebanggaan bagi orang tua saya, dan bisa menjadi contoh yang baik bagi adik-adik saya. Semoga semua mimpi-mimpi dan harapan saya bisa terwujud, dan semoga saya bisa menjadi orang selalu penuh syukur.
Amiiiiiiin :)

0 komentar:

Posting Komentar