Rabu, 04 Juli 2012

Lagi Lagi

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 24 jam, akhirnya saya bisa menyentuh tanah Budapest, dari situ saya masih harus melakukan perjalanan darat menggunakan kereta api selama 3 jam. Waktu menunjukkan pukul 22.00 saat saya tiba di stasiun Kosice, Slovakia. Pada saat itu keadaannya sangat sepi, dan dingin. Cape ditambah bingung (masih bingung aja), tidak menyurutkan saya untuk tetap menuju Student Hostel, tempat para delegasi akan menginap. Meskipun penerimaan delegasi baru akan dilaksanakan keesokan harinya yaitu pada tanggal 26 Juni 2012, namun saya tidak punya pilihan lain. Saya tidak mungkin tetap tinggal di stasiun dan bermalam disini. Saya berusaha berkhusnudzon, tidak mungkin delegasi yang sudah datang jauh-jauh diusir atau disuruh menunggu di luar kan? Maka saya memutuskan untuk menggunakan public transport disana, sesuai dengan perunnjuk dari panitia yang saya terima. Tapi parahnya, satu-satunya bus yang tersisa adalah bus terakhir dan saya belum sempat mempelajari rute-rute yang ditempuh. Hasilnya adalah saya diturunkan entah dimana, yang jelas itu penurunan penumpang terakhir. Dengan kata lain, saya nyasar! Pikiran saya tambah mumet dan mungkin menjadi kurang sehat lagi. Saya bingung harus bertanya kepada siapa, tidak ada siapapun di tempat itu. Kanan kiri adalah padang rumput, dan beberapa toko serta pom bensin yang sudah tutup.

Sayapun turun, dan (masih) bingung. Tengah malam, di negera orang, gak tau jalan, Oh My God! Alhamdulilah, diseberang jalan saya melihat mobil polisi yang sedang menepi, sayapun dengan sigap menghampiri mobil itu. Dan Allah kembali menyelamatkan saya lewat dua petugas keamanan yang saya temui disana. Ada satu orang petugas kesehatan yang bisa berbahasa Inggris dan mau menolong saya. Mereka pun kemudian memanggil taksi untuk mengantarkan saya ke tempat tujuan.

Akhirnya, tepat pada pukul 00.00 waktu setempat saya berhasil mencapai Student Hostel dan diterima dengan baik oleh panitia. Kebetulan disaat yang sama, panitia sedang menerima utusan dari negara lain. Setelah melakukan registrasi awal dan melakukan percakapan singkat, saya diantar menuju kamar yang hangat sekali. Aaaaahhh, sungguh lega dan puji syukur akhirnya setelah perjalanan yang melelahkan saya bisa berlama-lama berlindung dalam selimut yang hangat. Lelah, bingung, dan semua perasaan yang masih mengganjal tiba-tiba hilang begitu saja. Saya terlelap, hingga matahari membangunkan saya, entah jam berapa. Saya mencari jalm dinding kesana kemari tapi saya tidak menemukan satupun. Saya mencari air putih juga kesana kemari, tetap tidak ada. Aaaaah, untuk minum saja saya masih tidak tau harus meminta kemana, saya lupa menanyakan pada panitia semalam. Di tempat ini memang ada penjaga 24 jam, tetapi sayangnya baik bapak ataupun ibu yang menjaga tidak dapat berbicara bahasa Inggris dan sama sekali tidak mengerti bahasa Inggris. Saya memilih menunggu siang untuk mendapatkan air minum, dan berkegiatan yang lebih berguna tentu saja.

Disini, saya masih sangat buta jam saudara, jam yang saya gunakan masih jam di Indonesia. Jam itu menunjukkan pukul 09.00. Tapi disana sini belum ada tanda-tanda kehidupan. Sepiiii sekali. dari kaca jendela sesekali saya memnekukan orang-orang berlalu lalang, tapi hanya beberapa saja. Sepertinya saya orang pertama yang bangun dan melakukan kegiatan yang saya sendiri bingung harus apa. Entah kenapa waktu rasanya lama sekali berjalan. Berjam-jam saya mondar-mandir di lorong depan kamar saya, tapi tetap tidak menemukan satu orangpun. Sampai jam saya menunjukkan pukul 13.00, akhirnya aktivitas terlihat normal dan  saya bisa melepas dahaga. Lalu saya mulai berjalan menuju tempat pendaftaran kongres yang letaknya tidak jauh dari Student Hostel, pendaftaran kedua ini bertempat di Universitas Pavla. Selain pendaftaran, saya harus melakukan pembayaran dan mengatur jadwal selama berada disini, karena setiap delegasi berhak untuk mengatur kegiatan-kegiatan apa saja yang ingin dan tidak ingin dilakukan.

Yap ! saya cukup kaget rupanya sudah banyak delegasi yang berdatangan, saya sudah tidak sabar untuk memperoleh teman baru dan pengalaman baru. Pada hari ini telah diumumkan, urutan presentasi. Saya mendapat urutan ketiga, besok, tanggal 27 Juni 2012. Hooooaaaahhh !!! Saya harus berusaha sebaik mungkin, hap, hap, hap.

0 komentar:

Posting Komentar