Minggu, 29 Mei 2011

Man Jadda Wa Jada

Yes, mungkin aku adalah satu dari banyak orang yang sangat amat yakin dengan kalimat "Man Jadda Wa Jada", kalimat yang biasa dan sudah sangat familiar mungkin. Tapi kawan, tau kah kamu bahwa kalimat inilah yang terus memupuk semangatku untuk maju dan berjuang. Kalimat inilah yang selalu teringat saat aku harus begadang 24 jam, saat aku harus belajar lebih ekstra, saat aku harus menyingkirkan keinginan egoisku untuk main, tidur dan bersantai. Kalimat inilah yang sangat aku pegang teguh dan memompa adrenalinku saat aku mulai mengantuk dan bosan. Kalimat ini yang mencambukku dengan pedih saat aku mulai enggan dan bermalas-malasan. Kalimat inilah yang selalu jadi pemanas semangatku saat aku mulai terbuai dalam zona-zona nyamanku :)

Padahal zona nyaman adalah zona yang membelenggu langkahku untuk maju. Zona nyaman adalah zona yang sangat meninabobokanku dan membuatku tidak ingin melangkah. Zona nyaman adalah zona yang memberhentikan mimpiku dan membuatku berpikir "SEMUA TELAH KU DAPATKAN" padahal kenyataannya NOL BESAR. Karena dunia ini begitu luas kawan. Dunia sangat lapang dan terbuka bagi para pemimpi dan pejuang. Tetapi maaf, tidak sama sekali bagi si pemalas yang suka sekali berkubang di dalam zona nyamnnya. Dunia tidak terbuka bagi si sombong yang menganggap dirinya sudah hebat dan sudah jauh diatas segalanya. Dunia tidak ada bagi orang-orang yang menghentikkan mimpinya karena berpikir mimpi adalah omong kosong .



Hey kawan, ingat lah bahwa begitu Maha Adilnya Allah sehingga apapun yang kita tuai adalah apa yang kita tanam. Dalam Fisika dikenal adanya hukum kekekalan energi. Dalam matematika dikenal adanya hukum Equivalen. Ya begitulah sifat maha Adil Allah dalam pemahaman yang masih sangat sederhana, tapi setidaknya itu yang bisa membuatku mengerti. Sudah menjadi sunatullah jika orang yang belajar terus-terusan berbeda dengan yang belajar ogah-ogahan. Berbeda hasilnya antara orang yang rajin bertahajud dengan orang yag asik terbuai dibalik selimut. Sangat berbeda hasilnya antara orang yang mau sedikit lelah dan mencari banyak pengalaman di luar kampus dengan orang yang ogah cape dan asik tiduran di rumah.
Semua itu ada ganjaran dan konsekuensinya :)

Aku begitu mengerti tentang hal itu dan aku selalu berusaha untuk mengeluarkan daya sebanyak-banyaknya agar aku juga bisa mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya. Lelah sekarang sama sekali tidak sebanding dengan hasil yang akan aku dapat esok. Aku yakin dan sangat percaya itu. Jadi, bagiku tidak ada kata menyerah dan putus asa selama aku masih sanggup bermimpi. Karena apapun yang bisa aku pikirkan, pasti bisa aku realisasikan. Hanya bagaimana cara untuk berkselerasi dan wujudkan !

 
Man Jadda Wa Jada !


0 komentar:

Posting Komentar