Sabtu, 30 April 2011

Seventh Day : Silent Heart

Hmm pagi ini bangun paling siang sepanjang disini, jam 10.38 Wow! hahaha. emang cape banget dan kami baru tidur tadi pagi, kalo gak salah di Indonesia tepat jam 07.20 waktu kami tidur *inget karena jam segitu banyak status facebook yang sarapan. Bangun tidur, sakit tenggorokkan, kepala gatel karena udah jadwalnya keramas. Masih males banget sih buat pergi mandi, tapi yo udah lah lagian belum packing juga. Yang tersisa disini cuma Indonesia, Oman dan Nepal. Semuanya udah pergi tadi pagi termasuk Elchin :(( Sedih banget rasanya ,,, hmm silent day :(

dan setelah mandi yang ak nyegerin sama sekali karena pake air asin, aku langsung ke balkon buat sarapan popmie terakhir yang aku punya. eh daritadi pagi mba Mutia udah duluan pergi dan ternyata dia lagi ngebojo, yman sama pacarnya. yaudah deh melarikan diri ke kamar anak-anak cowo aja, makan nya disana :) Trus aku ngebujuk Bapak Ibrahim (penanggung jawab acaranya) buat bisa pergi sebentar aja, masih ada yang mau dibeli dan akhirnya berhasil. Aku langsung siap-siap dan berangkat bareng semua Indonesia kecuali Mba Mutia. Yes, ini jadi jalan terkhir kami disini dan bikin BT ternyata :( Aku pengen beli jam couple malah gabisa karena kami gak ke tempat yang kemaren itu, ini tempat belanja baru dan gak asik :( Padahal mau bangeeeettt ,,, hiks. Tadinya kemaren mau beli tapi karena udah telat dan takut ditinggal bis jad gajadi deh, lagian takut diomelin Mas Adi juga. Males gitu, udah cape, diomelin pula -.- tapi yaudah lah, tar aja yaa beiby :*

Sepanjang jalan tadi antara seneng dan gak seneng sih, karena penuh dengan obrolan yang aarrrrrggghhhh bikin males. Sempet di debat sama Aziz dan Mas Adi tentang perlunya komnas Perlindungan Perempuan. Mereka bilang kenapa gak cuma ada Perlindungan Perempuan, kenapa perempuan selalu menempatkan diri pada posisi yang lemah? Hhh jengah juga sama pertanyaannya. Hey, siapa yang mau jadi lemah? Siapa yang mau jadi yang ditindas dan selalu dijajah? Gak ada ;) Oke, mungkin aku juga emang termasuk perempuan lemah atau perempuan yang menempatkan diri di posisi lemah, karena gak bisa jawab ini dengan konkrit dan dengan jelas. Gimana mau jawab dengan jelas, baru sedikit mangap udah ditembak duluan, yoben. Whatever! terserah lah ya... ini bukti kecil bahwa perempuan memang butuh perlindungan, bahkan sekedar berbicara saja sulit sekali dan harus menahan hati :) Aku gak nyalahin kalian berdua dengan pendapat yang sama sekali gak aku salahkan, hak asasi. Aku hanya ingin memberikan penjelasan sedikit dari ilmu yang emang bukan apa-apa dibandingkan dengan ilmu kalian tentu aja, ilmuku masih terlalu sedikit, ya aku tau ko, tenang lah :) Bukan hanya dari ilmu, bahkan aku perempuan dan aku sangat mngerti tentang diriku :)

Perempuan dalam segi apapun memang tidak pernah tidak selalu ada dibawah laki-laki kadarnya. Bahkan Al Quran membenarkan hal itu dengan ayat yang menjelaskan bahwa perempuan berasal dari tulang rusuk laki-laki. Bukan laki-laki berasal dari tulang atau daging perempuan. Maknanya adalah kami hanya sebagian kecil dari diri laki-laki dan itu sungguh tidak kuat. Selain itu, bagaimana dengan ayat yang menjelaskan bahwa Imam laki-laki adalah laki-laki, imam perempuan terhadap laki-laki tetap laki-laki. Cukup jelas, bahwa laki-laki secara fitrah memang diciptakan untuk memimpin perempuan dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dengan segala kekuatan dan kelemahannya. Laki-laki tetap diatas :) Sama sekali bukan berniat mengecilkan perempuan karena aku sendiri perempuan, tetapi melihat variabel bebas yang ada seperti tekanan zaman, ekonomi, kekerasan, dan variabel lain yang sulit untuk dikendalikan sosok perempuan memang sepatutnya memiliki perlindungan yang jelas. Oke cukup penjelasanku, dan apapu yang kalian pikirkan, aku hormati dengan sangat :D Aku bukan orang ortodok dan bukan pemikir komunis :)

Percakapannya cukup alot dan banyak banget yang bikin gak sreg. Entah, mungkin aku yang hari ini terlalu melankolis sampe perasaan banget. Tapi aku bingung, kenapa terkadang banyak orang tidak bisa sedikit saja berusaha menjaga perasaan orang lain. Bahkan orang-orang barat saja yang notabenenya lebih to the point masih bisa menggunakan teguran-teguran halus, masih bisa membuat bahasa yang sedikit bangus :)

Oke waktunya untuk pulang dan kembali pada semua rutinitas yang ada, perjalanan hari ini akan panjang. Besok aku sampe di Jogja rada malem, dan bawa banyak barang, semoga baik-baik aja ya :)
Aku udah siap loh buat kuliah lagi, tutorial dan ngejar semua yang ketinggalan :D yes !

0 komentar:

Posting Komentar